Dampak Kurangnya Pelatihan SDM terhadap Kualitas Pelayanan di Pusat Perbelanjaan

Fadila Febriani (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Ikon Campus Daily web

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat perbelanjaan seperti Pondok Indah Mall (PIM 1, 2, dan 3) dikenal sebagai mall premium yang menawarkan pengalaman belanja yang nyaman dan eksklusif. Untuk menjaga standar tersebut, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Karyawan yang kompeten dan terlatih akan mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan. Namun, jika pelatihan SDM kurang diperhatikan, maka kualitas pelayanan yang diberikan juga akan mengalami penurunan.

Pelatihan SDM berfungsi untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, serta sikap profesional karyawan dalam menjalankan tugasnya. Dalam konteks pusat perbelanjaan, pelatihan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan pelanggan, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap standar operasional prosedur (SOP), komunikasi, hingga pengelolaan situasi darurat. Tanpa pelatihan yang memadai, karyawan cenderung bekerja secara tidak optimal dan berisiko melakukan kesalahan.

Kurangnya pelatihan SDM dapat berdampak langsung pada kualitas pelayanan yang dirasakan oleh pelanggan. Pelayanan yang lambat, kurang ramah, atau tidak profesional akan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Selain itu, kesalahan dalam menjalankan SOP juga dapat menimbulkan masalah operasional yang lebih besar, seperti kehilangan barang atau kesalahan transaksi. Hal ini tentu akan merugikan pihak tenant maupun pengelola mall.

Baca Juga :  Transformasi Digital Bank Mandiri dan Tantangan Manajerial di Era Perbankan Digital

Dalam jangka panjang, rendahnya kualitas pelayanan dapat berdampak pada citra pusat perbelanjaan itu sendiri. Mall yang dikenal memiliki pelayanan buruk akan ditinggalkan oleh pelanggan dan kalah bersaing dengan pusat perbelanjaan lain. Oleh karena itu, pengelolaan SDM yang baik melalui pelatihan yang berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan tetap optimal.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan SDM memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan di pusat perbelanjaan. Manajemen perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan karyawan melalui pelatihan yang terstruktur dan evaluasi berkala. Dengan SDM yang kompeten, kualitas pelayanan dapat terjaga dan risiko operasional dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Ketika Perusahaan Berhenti Butuh Kita: Membaca Permintaan SDM dari Kacamata Mahasiswa

Fenomena

  • Karyawan kurang sigap saat mall ramai (weekend/libur)
  • Pelayanan tidak konsisten antar tenant
  • Kurangnya pemahaman SOP oleh karyawan baru
  • Karyawan terlihat kewalahan saat menghadapi banyak pelanggan

Contoh Kasus

  • Terjadi kehilangan barang branded di salah satu tenant fashion di area PIM
  • Karyawan tidak mengembalikan barang ke tempat aman setelah menunjukkan ke pelanggan
  • Tidak dilakukan pengecekan stok setelah transaksi/layanan
  • Barang hilang dan tidak dapat dilacak secara pasti

Penyebab

  • Kurangnya pelatihan SDM terkait SOP dan pelayanan
  • Tidak ada training rutin atau refreshment
  • Pengawasan supervisor lemah
  • Beban kerja tinggi saat jam ramai tanpa kesiapan karyawan

Akibat

  • Kerugian finansial (barang hilang)
  • Penurunan kepercayaan pelanggan
  • Citra mall dan tenant menurun
  • Kepuasan pelanggan berkurang

Referensi

Dessler, G. (2017). Human Resource Management. Pearson Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human Resource Management. Cengage Learning.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Public Speaking, Keterampilan Penting untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa
Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi
Pasar Persaingan Sempurna: Karakteristik, Keuntungan, dan Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Persaingan
Berani Bicara di Depan Umum: Panduan Praktis untuk Mahasiswa
Strategi Pengembangan dan Pembelajaran Talenta dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Digital
Pelatihan Komunikasi Efektif Sebagai Sarana Penguatan Keterampilan Public Speaking Anak Binaan Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia
Ketika Omongan Jadi Konten: Di Mana Batas Etika Public Speaking di Era Viral?
Studi Kelayakan Bisnis Berbasis Lingkungan Sebagai Upaya Menciptakan Usaha Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Public Speaking, Keterampilan Penting untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pasar Persaingan Sempurna: Karakteristik, Keuntungan, dan Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Persaingan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Strategi Pengembangan dan Pembelajaran Talenta dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan Komunikasi Efektif Sebagai Sarana Penguatan Keterampilan Public Speaking Anak Binaan Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB