ITB dan China University of Petroleum Perkuat Riset Energi Bersih Lewat MoU Baru

Ikon Campus Daily web

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. antaranews.com

dok. antaranews.com

Portalmahasiswa.com |- Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penguatan kemitraan dengan China University of Petroleum, Beijing (CUPB). Kedua perguruan tinggi resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Kampus ITB, Bandung, pada Kamis (16/7). Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempererat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengembangan teknologi di bidang energi dan transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen ITB untuk terus memperluas kolaborasi global dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia. Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan energi, perubahan iklim, hingga pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat internasional.

Melanjutkan Kemitraan yang Telah Terjalin Sejak 2012

Hubungan akademik antara ITB dan CUPB sebenarnya bukanlah hal baru. Kedua institusi telah menjalin kerja sama sejak tahun 2012 melalui berbagai kegiatan akademik dan penelitian.

Kini, setelah lebih dari satu dekade berjalan, kedua universitas sepakat memperbarui sekaligus memperluas ruang lingkup kolaborasi agar manfaat yang dihasilkan semakin besar.

“Kami telah memiliki kerja sama sejak tahun 2012 dengan berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Kini saatnya kita memperluas ruang lingkup kolaborasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua universitas,” kata Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam keterangan resminya. Seperti Dilansir antaranews.com

Menurut Prof. Tatacipta, perkembangan industri energi global yang berlangsung sangat cepat menuntut perguruan tinggi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas negara. Dengan menggabungkan kekuatan akademik dan pengalaman riset dari kedua institusi, berbagai solusi inovatif diharapkan dapat dihasilkan secara lebih efektif.

Memiliki Fokus Keilmuan yang Saling Melengkapi

ITB dan CUPB memiliki banyak kesamaan dalam bidang keilmuan yang menjadi fokus pengembangan.

Mulai dari penelitian mengenai perubahan iklim, eksplorasi dan teknologi perminyakan, petrokimia, hingga pengembangan energi bersih serta bahan bakar berkelanjutan menjadi bidang yang selama ini dikembangkan oleh kedua universitas.

Baca Juga :  Belajar Untung Rugi Sambil Bermain, Mahasiswa Unpam Ajak Anak Jadi Generasi Cerdas Finansial

Kesamaan tersebut membuka peluang besar untuk menghasilkan penelitian kolaboratif yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi bagi berbagai persoalan global.

Selain itu, kerja sama juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri sehingga hasil penelitian dapat lebih mudah diterapkan dalam kehidupan nyata.

Mendorong Inovasi untuk Transisi Energi

Isu transisi energi menjadi salah satu fokus utama dalam kerja sama ini. Dunia saat ini tengah bergerak menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon dan menghadapi perubahan iklim.

Melalui kolaborasi tersebut, para peneliti dari kedua universitas akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan berbagai teknologi baru yang mendukung transformasi sektor energi.

Inovasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu membantu pemerintah maupun industri dalam mempercepat implementasi energi bersih sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya energi.

Ruang Lingkup Kerja Sama Semakin Luas

Penandatanganan MoU tidak hanya mencakup bidang penelitian, tetapi juga memperluas kerja sama akademik dalam berbagai aspek.

Kedua perguruan tinggi akan melaksanakan pertukaran mahasiswa untuk jenjang sarjana maupun pascasarjana sehingga mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional.

Selain itu, program pertukaran dosen dan tenaga kependidikan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di kedua institusi.

Kolaborasi lainnya mencakup pengembangan kurikulum, penyelenggaraan konferensi ilmiah, pelaksanaan penelitian bersama, pertukaran publikasi ilmiah, hingga berbagi berbagai sumber informasi akademik yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa maupun dosen akan memperoleh kesempatan memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring internasional.

Fokus pada Teknologi Masa Depan

Sementara itu, Chancellor CUPB Wang Tongqi menyampaikan bahwa pembaruan nota kesepahaman menjadi fondasi penting bagi penguatan hubungan strategis kedua universitas.

Menurutnya, berbagai tantangan global di bidang energi membutuhkan kolaborasi internasional yang kuat.

“Kami berharap kemitraan ini dapat berkembang ke tingkat yang lebih strategis serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kerja sama energi antara China dan Indonesia,” kata Wang.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama ke depan akan diarahkan pada pengembangan berbagai teknologi mutakhir.

Baca Juga :  Mahasiswa ITB Ciptakan Mobil Balap CRT-02, Siap Tampil di Formula Student Jepang 2026

Beberapa bidang prioritas meliputi teknologi penyimpanan hidrogen sebagai sumber energi masa depan, teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) untuk mengurangi emisi karbon, teknik kelautan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam industri perminyakan.

Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung transformasi sektor energi global menuju sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Memperkuat Hubungan Indonesia dan China

Kerja sama antara ITB dan CUPB juga memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan China.

Melalui kolaborasi pendidikan tinggi, kedua negara tidak hanya bertukar ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun hubungan yang saling menguntungkan dalam bidang penelitian, teknologi, dan inovasi.

Mahasiswa serta peneliti dari kedua negara akan memiliki kesempatan untuk belajar bersama, bertukar pengalaman, serta mengembangkan solusi atas berbagai tantangan global.

Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi maupun kemajuan ilmu pengetahuan.

ITB Terus Perluas Kolaborasi Internasional

Kerja sama dengan CUPB merupakan bagian dari strategi ITB dalam memperluas jejaring akademik global.

Selain CUPB, ITB juga telah menjalin berbagai kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi ternama di China.

Salah satunya adalah kerja sama program gelar ganda bersama Southwest Jiaotong University (SWJTU) yang berfokus pada bidang teknologi perkeretaapian.

ITB juga bekerja sama dengan Central South University (CSU) dalam pengembangan ilmu metalurgi.

Tidak hanya itu, pada 8 Juli lalu ITB turut menandatangani Research Collaboration Agreement (RCA) bersama Tsinghua University.

Kolaborasi tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari energi, keberlanjutan, kedokteran, perencanaan kota, hingga kebijakan publik.

Langkah tersebut menunjukkan komitmen ITB untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kemitraan dengan berbagai universitas terbaik dunia.

Membuka Peluang Inovasi yang Lebih Besar

Penguatan kerja sama antara ITB dan China University of Petroleum, Beijing menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan energi dan pembangunan berkelanjutan di masa depan. Dengan menggabungkan keunggulan akademik, pengalaman riset, serta dukungan teknologi dari kedua institusi, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tidak hanya memperkuat hubungan akademik internasional, kerja sama ini juga membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk berkolaborasi dalam menghasilkan teknologi baru yang mendukung transisi energi, pengurangan emisi karbon, serta pembangunan berkelanjutan. Melalui sinergi yang terus diperkuat, ITB dan CUPB optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan China di bidang pendidikan tinggi serta riset energi.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Kampus Lewat Pelatihan AI
UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:31 WIB

UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Kampus Lewat Pelatihan AI

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.uinkhas.ac.id

Kampus

UIN KHAS Jember Perkuat Layanan Kampus Lewat Pelatihan AI

Senin, 26 Okt 2026 - 20:31 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB