Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Ikon Campus Daily web

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.kompasiana.com

dok.kompasiana.com

Upaya meningkatkan minat baca sekaligus kreativitas anak terus dilakukan di Kelurahan Kademangan, Kabupaten Blitar. Tim mahasiswa program UM BBM (Belajar Bersama Masyarakat) Tematik Literasi Kelurahan Kademangan menghadirkan program Kunjungan Literasi di Taman Baca Mini Cahaya Ilmu.

Program yang berlangsung dalam tiga rangkaian kegiatan tersebut disusun berdasarkan Petunjuk Teknis yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Agar pengalaman belajar terasa lebih menyenangkan, setiap aktivitas disesuaikan dengan jenjang usia serta tingkat perkembangan anak yang mengikuti kegiatan.

Tidak sekadar membaca buku, para peserta juga diajak mengeksplorasi kreativitas melalui berbagai aktivitas seni. Perpaduan tersebut membuat kegiatan literasi terasa lebih dekat dengan dunia anak-anak.

Membaca Nyaring dan Berkreasi dengan Origami

Rangkaian pertama berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan melibatkan 7 anak warga sekitar Taman Baca Mini Cahaya Ilmu.

Baca Juga :  UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik

Kegiatan diawali dengan sesi membaca nyaring buku berjudul “Tetangga Baru Beki”. Setelah menyimak cerita, anak-anak diajak membuat berbagai bentuk kerajinan tangan menggunakan kertas origami.

Aktivitas tersebut menjadi cara mahasiswa untuk mengenalkan bahwa membaca tidak harus selalu dilakukan secara pasif. Cerita yang dibaca dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan sesuatu dengan tangan dan imajinasi sendiri.

21 Siswa TK Ikut Menjelajah Cerita

Antusiasme kegiatan literasi berlanjut pada Kamis, 23 Juli 2026. Kali ini, Taman Baca Mini Cahaya Ilmu menerima kunjungan dari 21 siswa-siswi TK Al-Hidayah 01 Kademangan.

Anak-anak diajak mengikuti cerita interaktif dari buku “Ini Milik Siapa?”. Setelah sesi bercerita, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas mewarnai gambar telur yang berkaitan dengan alur cerita yang telah dibacakan.

Metode tersebut membuat anak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas yang berkaitan dengan isi bacaan. Dengan begitu, pengalaman membaca menjadi lebih interaktif sekaligus menyenangkan.

Siswa Kelas 2 SD Berkreasi dengan Bunga Matahari

Rangkaian terakhir dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, bersama 18 siswa-siswi Kelas 2 SDN 5 Kademangan.

Baca Juga :  Dosen UGM Terlibat dalam Penyusunan Pedoman Internasional Pengembangan Kota Pintar

Pada sesi ini, mahasiswa menghadirkan proyek kreatif berbasis buku bacaan berjudul “Tari Si Bunga Matahari”. Setelah membaca dan memahami cerita, anak-anak diajak membuat serta mewarnai kipas berbentuk bunga matahari.

Setiap peserta diberikan ruang untuk menuangkan imajinasi masing-masing. Perbedaan warna dan bentuk yang dihasilkan menjadi bagian dari proses belajar bahwa kreativitas tidak selalu memiliki satu jawaban yang sama.

Literasi Tak Hanya Soal Membaca

Rangkaian Kunjungan Literasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan membaca dapat dikembangkan melalui pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan karakter anak. Buku menjadi titik awal, sementara aktivitas seni menjadi media untuk memperkuat pemahaman sekaligus melatih kreativitas.

Melalui perpaduan membaca dan kreasi seni, mahasiswa UM BBM Tematik Literasi berharap Taman Baca Mini Cahaya Ilmu dapat terus berkembang sebagai ruang belajar yang ramah, interaktif, dan inspiratif bagi anak-anak di Kelurahan Kademangan.

Lebih dari sekadar tempat membaca, taman baca diharapkan mampu menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, berekspresi, dan menemukan kesenangan dalam belajar sejak usia dini.

Sumber Berita: kompasiana.com

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik
Rahasia Menaklukkan Bahasa Prancis serta Budayanya: Pengalaman Kuliah Trycia dan Inisiatif Komunitas Rosa
Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB
KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon
Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global
Mahasiswa SV Undip Belajar Table Manner, Bekal Etika untuk Dunia Profesional

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:57 WIB

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik

Kamis, 17 September 2026 - 19:36 WIB

Rahasia Menaklukkan Bahasa Prancis serta Budayanya: Pengalaman Kuliah Trycia dan Inisiatif Komunitas Rosa

Kamis, 3 September 2026 - 11:25 WIB

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:22 WIB

KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB