Audiensi UIN Banten–Kejati Banten Buka Peluang Lulusan Syariah Masuk Institusi Kejaksaan

Ikon Campus Daily web

Kamis, 15 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. banten viva

dok. banten viva

portalMahasiswa.com | Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Muhammad Ishom, mendorong terbukanya kesempatan yang lebih luas bagi lulusan Fakultas Syariah untuk berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kejaksaan. Dorongan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H., di Kantor Kejati Banten, Senin (12/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ishom hadir didampingi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN SMH Banten, Dr. Zaenuri. Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menjajaki peluang kerja sama antara UIN Banten dan Kejaksaan Tinggi Banten, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Pada pertemuan itu, Prof. Ishom memperkenalkan UIN Banten sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang secara konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia menyoroti peran Fakultas Syariah yang memiliki fokus keilmuan di bidang hukum serta terus mengembangkan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan lembaga penegak hukum.

Menurutnya, penguatan praktik akademik menjadi kebutuhan mendesak agar lulusan memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja. Oleh karena itu, UIN Banten berharap Kejati Banten dapat membuka ruang kolaborasi melalui program magang mahasiswa, penelitian dosen, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kisah Kristina di UIN Jakarta, Mahasiswi Non-Muslim Raih Cumlaude dan Temukan Arti Toleransi

“Pengalaman langsung di institusi kejaksaan akan memperkaya kompetensi akademik dan profesional dosen serta mahasiswa. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami menyiapkan lulusan yang siap pakai,” ujar Prof. Ishom.

Selain itu, Prof. Ishom juga menyampaikan aspirasi pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) terkait peluang kerja bagi lulusan UIN di lingkungan kejaksaan. Ia berharap lulusan Fakultas Syariah tidak hanya berkiprah di ranah akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara langsung sebagai ASN di lembaga penegak hukum.

Meski demikian, Prof. Ishom menegaskan bahwa lulusan UIN Banten memiliki kompetensi yang relevan untuk mendukung berbagai fungsi strategis di institusi kejaksaan.

“Kontribusi lulusan tidak harus terbatas pada posisi jaksa penyidik, tetapi juga dapat mengisi peran lain sesuai kebutuhan institusi,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kajati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki nilai strategis, terutama dalam pengembangan kajian hukum serta peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan kejaksaan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Bernadeta menjelaskan bahwa Kejati Banten memiliki sejumlah bidang yang terbuka untuk dijadikan objek penelitian ilmiah. Salah satunya adalah Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), yang memiliki keterkaitan erat dengan kajian hukum di perguruan tinggi.

“Bidang Datun sangat terbuka untuk riset dan kajian. Kolaborasi akademik seperti ini bisa memberi manfaat timbal balik, baik bagi pengembangan ilmu hukum maupun institusi kejaksaan,” kata Bernadeta.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa sistem kepegawaian di lingkungan kejaksaan memiliki mekanisme tersendiri. Pegawai kejaksaan berstatus ASN khusus, sehingga proses rekrutmen tidak dilakukan secara mandiri oleh institusi kejaksaan.

“Kebutuhan pegawai diajukan melalui formasi ke Kementerian PANRB. Mekanisme penetapan formasi ASN di kejaksaan sama dengan lembaga negara lainnya, kecuali TNI, Polri, dan Mahkamah Agung,” ujarnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan harapan agar Kejaksaan Tinggi Banten terus membuka ruang dialog dan kerja sama dengan UIN Banten. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara dunia akademik dan institusi penegak hukum menjadi elemen penting dalam penguatan sumber daya manusia serta pembangunan hukum yang berkelanjutan di Provinsi Banten.

Sumber Berita: banten.viva.co.id

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB