Pemkab Banyuwangi Lepas 210 Mahasiswa Unair untuk KKN-BBK di 22 Desa

Ikon Campus Daily web

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. beritajatim.com

dok. beritajatim.com

Universitas Airlangga (Unair) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK). Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 210 mahasiswa diterjunkan ke Kabupaten Banyuwangi untuk melaksanakan kegiatan pengabdian yang tersebar di 22 desa.

Program KKN-BBK menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kuliah, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan di tingkat desa.

Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pelepasan peserta menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Menjadi Ruang Belajar Sekaligus Mengabdi

Program KKN-BBK Unair selama ini dikenal sebagai kegiatan yang mengedepankan pendekatan partisipatif. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya datang membawa program kerja, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat melalui proses belajar bersama.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menyusun berbagai kegiatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing desa. Mereka akan berinteraksi langsung dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, pelaku UMKM, hingga warga setempat.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, serta keterampilan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Khofifah Kukuhkan IKA FH Unair 2025–2030, Alumni Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Tersebar di 22 Desa

Sebanyak 210 mahasiswa akan melaksanakan KKN-BBK di 22 desa yang berada di Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran peserta dilakukan agar setiap kelompok dapat fokus menjalankan program sesuai potensi dan kebutuhan wilayah masing-masing.

Setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga usaha mikro dan ekonomi kreatif. Kondisi tersebut menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan.

Selain itu, keberagaman potensi desa juga membuka peluang lahirnya berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mendorong Kolaborasi dengan Masyarakat

Pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program dalam waktu singkat. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan membangun hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi fasilitator yang membantu masyarakat menemukan solusi atas berbagai persoalan lokal. Pendekatan kolaboratif menjadi salah satu kunci agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata serta berkelanjutan.

Melalui proses tersebut, mahasiswa juga belajar bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat itu sendiri.

Mengembangkan Potensi Desa

Berbagai program yang biasanya dijalankan selama KKN-BBK meliputi edukasi kesehatan, peningkatan literasi digital, penguatan UMKM, pendampingan pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi wisata desa.

Baca Juga :  IPB University Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi di Jepang

Mahasiswa juga dapat membantu memperkenalkan potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti promosi produk unggulan desa, pemasaran hasil UMKM, maupun penyusunan media informasi yang mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, keberadaan mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama masa KKN berlangsung, tetapi juga meninggalkan program yang dapat diteruskan oleh masyarakat setempat.

Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa, KKN-BBK merupakan kesempatan untuk mengasah kemampuan yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah. Mereka belajar menghadapi dinamika sosial, memahami budaya masyarakat, hingga beradaptasi dengan berbagai kondisi lapangan.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat setelah lulus nanti.

Selain meningkatkan kompetensi akademik, mahasiswa juga dilatih memiliki rasa empati, kepedulian sosial, kemampuan memimpin, serta semangat gotong royong yang menjadi nilai penting dalam kehidupan berbangsa.

Memperkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Daerah

Pelaksanaan KKN-BBK di Banyuwangi kembali memperlihatkan eratnya sinergi antara Universitas Airlangga dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam mendukung pembangunan daerah.

Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat mengambil peran aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan ilmiah sekaligus pemberdayaan.

Dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan, berbagai ide kreatif diharapkan mampu mendorong inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Ke depan, program KKN-BBK diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan dunia akademik dengan kehidupan nyata. Tidak hanya menghasilkan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan potensi lokal di Kabupaten Banyuwangi.

 

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB