Unpad Wisuda 14 Mahasiswa Internasional dari 7 Negara, Bukti Kampus Makin Mendunia

Ikon Campus Daily web

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.unpad.ac.id

dok.unpad.ac.id

Portalmahasiswa.com – Komitmen Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam memperkuat internasionalisasi dan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif kembali ditunjukkan pada Upacara Wisuda Lulusan Gelombang IV Tahun Akademik 2025/2026.

Sebanyak 14 mahasiswa internasional dari tujuh negara, yakni Kenya, Zimbabwe, Papua Nugini, Rwanda, Pakistan, Thailand, dan Yaman, resmi menyelesaikan pendidikan mereka di Unpad. Prosesi wisuda berlangsung secara hybrid di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, pada 4–6 Agustus 2026.

Kehadiran lulusan dari berbagai negara tersebut menjadi bukti semakin luasnya jangkauan Unpad di tingkat internasional sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan kampus tersebut.

Internasionalisasi Tak Sekadar Hadirkan Mahasiswa Asing

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasamita, mengatakan bahwa bertambahnya jumlah mahasiswa internasional merupakan hasil dari program internasionalisasi yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.

“Ini merupakan salah satu bukti dari program internasionalisasi yang telah digagas sejak lama. Kehadiran mereka menjadi cerminan bahwa Unpad semakin dikenal dan dipercaya di tingkat global,” papar Prof. Arief dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad, Rabu (5/8).

Menurutnya, internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai hadirnya mahasiswa asing di lingkungan kampus. Lebih dari itu, program tersebut bertujuan membuka ruang kolaborasi, interaksi, dan pertukaran pengalaman akademik hingga ke tingkat global.

Baca Juga :  Penulis Belanda Michel Maas Bongkar Romantisme Kolonial dalam Diskusi Sejarah di UPI

Prof. Arief menegaskan bahwa Unpad berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang asal negara.

“Prinsipnya, Unpad terbuka untuk semua kalangan. Unpad merupakan perguruan tinggi yang inklusif dan terbuka bagi siapa pun. Kami juga siap menerima mahasiswa asing dengan kualitas pendidikan yang dapat kami pertanggungjawabkan dan setara dengan perguruan tinggi lainnya di berbagai negara,” ungkapnya.

Perkuat Hubungan Pendidikan Antarnegara

Internasionalisasi pendidikan yang dijalankan Unpad juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk perwakilan diplomatik.

First Counsellor Kedutaan Besar Rwanda di Indonesia, Theophile Rurangwa, menilai Unpad memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan pendidikan antara Rwanda dan Indonesia.

Menurutnya, kerja sama pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam mempererat hubungan kedua negara melalui berbagai program kolaborasi akademik.

“Mahasiswa yang datang dari jauh ke Indonesia tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga mengenal budaya Indonesia, mengikuti berbagai pertukaran, serta membangun hubungan antarmasyarakat,” jelas Theophile.

Wisudawan Asal Kenya Rasakan Lingkungan Akademik yang Inklusif

Salah satu lulusan internasional asal Kenya, Kelvin Mwangi Maina, mengaku memilih melanjutkan studi di Unpad karena reputasi kampus yang telah dikenal secara internasional.

Baca Juga :  PKM Mahasiswa Unpam Galakkan Literasi Digital di SMA Muhammadiyah 25 Pamulang

Selama menempuh pendidikan, ia merasakan dukungan yang besar dari dosen maupun tenaga kependidikan, sehingga mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan akademik.

Kelvin yang baru saja lulus dari Program Studi Magister Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad menyebut pengalaman kuliah di Unpad memberinya lebih dari sekadar gelar akademik.

“Unpad telah memberi saya sesuatu yang berharga. Bukan hanya gelar magister, tetapi juga perspektif karena saya berkesempatan berinteraksi dengan rekan yang lebih muda. Karena itu, kita harus terus membaca, terus belajar, dan terus membuka wawasan,” ujarnya.

Perkuat Reputasi Global Lewat Kolaborasi Pendidikan

Kehadiran mahasiswa internasional dari berbagai negara pada prosesi wisuda kali ini menjadi indikator semakin luasnya pengakuan dunia terhadap Universitas Padjadjaran.

Melalui berbagai program internasionalisasi yang terus dikembangkan, Unpad berkomitmen memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang semakin inklusif, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat internasional.

Sumber Berita: unpad.ac.id

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB