UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik

Ikon Campus Daily web

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Campus Daily | Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, kembali memperkuat kapasitas akademiknya dengan mengukuhkan empat guru besar baru. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya universitas meningkatkan kualitas akademik sekaligus mempersiapkan kebutuhan sumber daya manusia untuk pengembangan program studi di masa mendatang.

Keempat profesor dikukuhkan dalam Rapat Terbuka Senat UNIDA Gontor dalam rangka Pengukuhan Guru Besar yang berlangsung di Aula Kampus UNIDA Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil.

Empat guru besar yang dikukuhkan memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda. Bidang tersebut meliputi Ulumul Quran, Tasawuf, Filsafat Islam Abad Pertengahan, serta Ekonomi dan Keuangan Islam.

Empat Guru Besar Baru UNIDA Gontor

Empat akademisi yang dikukuhkan sebagai guru besar UNIDA Gontor adalah Prof. Dr. Drs. H. Sujiat Zubiadi, M.Ag. yang dikukuhkan dalam bidang keilmuan Ulumul Quran.

Selanjutnya, Prof. Dr. Drs. H. Nur Hadi Ikhsan, MIRKH, dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu Tasawuf.

Guru besar berikutnya adalah Prof. Dr. H. Syamsuddin Arif, B.Sc., MA, dalam bidang ilmu Filsafat Islam Abad Pertengahan.

Sementara Prof. Dr. H. Akhmad Affandi Mahfudz, BEc, MEc, dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam.

Baca Juga :  Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Pengukuhan empat profesor tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya akademik UNIDA Gontor, terutama seiring dengan rencana pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan kampus.

Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, menyampaikan terdapat sejumlah catatan penting dari pengukuhan empat guru besar tersebut.

“Saya mencatat ada empat kesimpulan di sini. Pertama, empat-empatnya ini adalah alumni KMI Pondok Modern Gontor. Dan kedepan kita tentu akan panen guru besar,” ungkap Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi.

Menurutnya, keberadaan para guru besar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik individu, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan kapasitas institusi.

UNIDA Gontor Targetkan Penguatan Akademik

Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan tugas untuk membawa UNIDA Gontor menjadi universitas yang bermutu dan berdaya.

Dalam konteks pendidikan tinggi, mutu tersebut salah satunya dapat dilihat dari kualitas sumber daya manusia dan capaian jabatan fungsional akademik para dosen.

“Bermutu berarti berkualitas. Salah satu indikator kualitas tersebut dibuktikan melalui jabatan fungsional guru besar yang dimiliki para dosen,” jelasnya.

Dengan bertambahnya empat guru besar baru, UNIDA Gontor memiliki tambahan kekuatan akademik dari berbagai disiplin ilmu. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan keilmuan, penelitian, serta proses pendidikan di lingkungan universitas.

Baca Juga :  Rahasia Menaklukkan Bahasa Prancis serta Budayanya: Pengalaman Kuliah Trycia dan Inisiatif Komunitas Rosa

Penguatan jumlah profesor juga memiliki keterkaitan dengan rencana pengembangan program studi. Kampus terus mempersiapkan fondasi akademik yang diperlukan untuk pengembangan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, termasuk rencana pembukaan program doktor atau S3.

Keberadaan guru besar dari berbagai bidang keilmuan menjadi salah satu unsur yang dapat mendukung kesiapan tersebut. Selain menjalankan tugas pendidikan dan penelitian, profesor juga memiliki peran dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kapasitas akademik institusi.

Keempat Profesor Alumni KMI Gontor

Hal lain yang menjadi perhatian dalam pengukuhan tersebut adalah latar belakang keempat guru besar yang sama-sama merupakan alumni KMI Pondok Modern Gontor.

Bagi UNIDA Gontor, kondisi tersebut menunjukkan adanya kesinambungan antara proses pendidikan di lingkungan Pondok Modern Gontor dengan pengembangan sumber daya akademik di perguruan tinggi.

Pengukuhan empat guru besar sekaligus juga menjadi bagian dari perjalanan UNIDA Gontor dalam memperkuat posisi akademiknya. Dengan bertambahnya profesor dari sejumlah bidang keilmuan, kampus memiliki sumber daya akademik yang semakin beragam untuk mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian.

Langkah tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan pengembangan program studi serta peningkatan mutu pendidikan di UNIDA Gontor.

Ke depan, penambahan guru besar menjadi salah satu bagian dari agenda penguatan institusi, terutama untuk membangun kapasitas akademik yang mendukung perkembangan universitas dan kebutuhan pendidikan tinggi di masa mendatang.[]

Editor : Fathurroji

Sumber Berita: diolah dari Tribunnews.com

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Menaklukkan Bahasa Prancis serta Budayanya: Pengalaman Kuliah Trycia dan Inisiatif Komunitas Rosa
Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB
KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon
Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global
Mahasiswa SV Undip Belajar Table Manner, Bekal Etika untuk Dunia Profesional

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:57 WIB

UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar, Perkuat Fondasi Akademik

Kamis, 17 September 2026 - 19:36 WIB

Rahasia Menaklukkan Bahasa Prancis serta Budayanya: Pengalaman Kuliah Trycia dan Inisiatif Komunitas Rosa

Kamis, 3 September 2026 - 11:25 WIB

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:22 WIB

KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB