Mahasiswa UNPAM Kenalkan Literasi AI, dari Membuat Prompt hingga Menjaga Data Pribadi

Ikon Campus Daily web

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. uzone.id

dok. uzone.id

Campusdaily.com |- Belajar menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini tidak cukup hanya dengan mengetahui cara mengetik prompt dan mendapatkan jawaban. Di balik kemudahan teknologi tersebut, pengguna juga perlu memahami cara memeriksa kebenaran informasi serta menjaga data pribadi yang sebaiknya tidak diberikan kepada platform AI.

Hal inilah yang dikenalkan mahasiswa dan dosen Program Studi Magister (S2) Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) kepada warga belajar PKBM Geliat Bocah Kampoeng, Pamulang. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital sekaligus membangun kebiasaan menggunakan AI secara lebih bijak.

Mengenalkan AI Secara Langsung

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada Minggu, 13 September 2026, sebanyak 30 warga belajar mengikuti workshop literasi digital dengan tema “Edukasi Literasi Digital Melalui Pengenalan Etika Kecerdasan Artifisial kepada Warga Belajar PKBM Geliat Bocah Kampoeng.”

Kegiatan tersebut tidak hanya berisi pemaparan teori mengenai perkembangan AI. Para peserta juga diajak mencoba langsung teknologi AI dan memahami batasan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  UNM Gandeng Polri, Dorong Riset dan Kompetensi SDM

Pendekatan praktik membuat peserta tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga mendapatkan pengalaman ketika berinteraksi langsung dengan teknologi yang semakin dekat dengan aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari.

Belajar AI Sekaligus Memahami Batasannya

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa S2 Teknik Informatika UNPAM memberikan pemahaman mengenai perkembangan AI yang semakin banyak digunakan dalam berbagai aktivitas.

AI diperkenalkan sebagai teknologi yang dapat membantu proses belajar, mencari informasi, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan. Namun, peserta juga diajak memahami bahwa jawaban yang diberikan AI tidak selalu dapat langsung dipercaya.

Karena itu, kemampuan memeriksa kembali informasi menjadi salah satu bagian penting dalam literasi AI. Peserta didorong untuk tidak sekadar menerima jawaban yang muncul, tetapi membandingkannya dengan sumber lain dan mempertimbangkan kebenaran informasi tersebut.

Selain persoalan informasi, keamanan data juga menjadi perhatian. Peserta diingatkan agar tidak sembarangan memasukkan informasi pribadi ke dalam platform AI. Penggunaan teknologi tetap perlu mempertimbangkan etika, keamanan, serta aturan yang berlaku.

Praktik Membuat Prompt yang Tepat

Pendampingan kegiatan dilakukan oleh dosen Magister Teknik Informatika UNPAM, Rafi Mahmud Zain, S.Kom., M.Kom., bersama para mahasiswa pascasarjana.

Baca Juga :  Akreditasi A Bertahan, Perpustakaan UIN KHAS Jember Perkuat Transformasi Literasi Digital

Menariknya, materi tidak berhenti pada penjelasan di depan kelas. Para peserta langsung diajak mencoba berinteraksi dengan AI. Mahasiswa UNPAM mendampingi peserta satu per satu untuk memahami cara memberikan instruksi atau prompt yang lebih tepat agar AI bisa digunakan untuk mendukung kegiatan belajar.

Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya mengetahui apa itu AI, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkannya.

Dari Prompt hingga Menjaga Data Pribadi

Dalam sesi praktik, peserta belajar bagaimana membuat prompt yang baik sesuai kebutuhan belajar. Di saat yang sama, mereka diperkenalkan pada sejumlah prinsip dasar dalam menggunakan AI secara bertanggung jawab.

Misalnya, tidak memasukkan data pribadi ke dalam platform AI, tidak menggunakan AI untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan sekolah maupun hukum, serta tetap memeriksa kembali informasi yang diperoleh.

Melalui kegiatan ini, pemanfaatan AI tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kesadaran pengguna. Teknologi memang dapat membantu proses belajar menjadi lebih mudah, tetapi pengguna tetap memiliki peran penting untuk memastikan teknologi tersebut digunakan secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB