Campusdaily.id – Atlet Universitas Surabaya (Ubaya) kembali menunjukkan performanya di arena bridge. Dalam Polinema Bridge Tournament II, pasangan Rachel Abiyu Setiawan-Jonathan Wahyu Christia Nanta berhasil merebut gelar juara kategori Open, sementara gelar KU-26 diraih Ramadhani Setiawan-Aldo Yanuar Syachputra.
Rachel-Jonathan keluar sebagai juara kategori Open setelah mengumpulkan 83,34 VP. Sementara Ramadhani Setiawan-Aldo Yanuar Syachputra menjadi yang terbaik di kategori KU-26 dengan raihan 78,13 VP.
Turnamen tersebut berlangsung di Aula Mesin Lantai 4 Politeknik Negeri Malang dan diikuti 105 pasangan dari berbagai kelompok usia dan kategori.
Persaingan Diikuti 105 Pasangan
Polinema Bridge Tournament II mempertemukan peserta dari sejumlah kelompok usia. Sebanyak 41 pasangan turun di kategori Open dan KU-26.
Sementara itu, kategori SMA diikuti 21 pasangan, kategori SMP juga diikuti 21 pasangan, sedangkan Mini Bridge SD diikuti 22 pasangan.
Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding dalam turnamen bridge antarpeserta dari berbagai daerah.
Gelar Keempat Rachel-Jonathan pada 2026
Bagi Rachel-Jonathan, kemenangan di Polinema Bridge Tournament II bukan sekadar tambahan koleksi gelar. Prestasi tersebut menjadi gelar keempat yang mereka raih sepanjang kompetisi bridge 2026.
Sebelumnya, pasangan Ubaya itu menjuarai Ubaya Bridge Competition pada 19 Juli 2026.
Prestasi mereka berlanjut ketika Rachel-Jonathan meraih dua gelar pada Balikpapan Bridge Open Tournament yang digelar di Balikpapan pada 12-14 Juni 2026.
Keduanya kembali menambah koleksi gelar melalui Tugu Muda Cup pada 4-6 September 2026.
Rangkaian hasil tersebut membuat kiprah Rachel-Jonathan menjadi salah satu catatan menarik dalam perjalanan kompetisi bridge Ubaya sepanjang 2026.
Gunakan Sistem Swiss Pairs
Kabid Teknik dan Perwasitan GABSI Jawa Timur, Suharto, menjelaskan pertandingan menggunakan sistem Swiss Pairs.
Sistem tersebut dimainkan selama enam sesi, dengan masing-masing sesi terdiri dari delapan papan.
Untuk kategori SD, pertandingan menggunakan format Mini Bridge dengan sistem Mitchell Movement. Pertandingan kategori tersebut berlangsung selama dua sesi.
Dalam proses penghitungan skor, panitia menggunakan aplikasi Bridge Pocket karya Abdurrachman Faiz. Ia merupakan alumni Teknik Informatika Universitas Brawijaya sekaligus pernah menjadi atlet bridge Kota Pasuruan.
“Pertandingan berjalan lancar dan sesuai standar,” ujar Suharto, Jumat, 18 September 2026.
Juara di Setiap Kategori
Selain kategori Open dan KU-26, turnamen juga menghasilkan pemenang dari kategori SMA, SMP, dan Mini Bridge SD.
Kategori SMA dimenangi Sultan Rafief Furqon-Yoga Aditiya Febriansyah dari SMA Negeri 2 Jember dengan raihan 84,56 VP.
Kategori SMP menjadi milik Dinantiar Salwa Azzahra-Krishna Putra Laksmana dari SMPN 1 Sukorejo Pasuruan. Keduanya mengumpulkan 84,79 VP.
Sementara itu, kategori Mini Bridge SD dimenangi Inggrid Griselda Parisya Nareswari-Dea Ayu Anggraini dari SDN 2 Tanjungsari Kota Blitar dengan raihan 68,9 persen.
Persaingan Ketat di Kategori Open
Di kategori Open, posisi kedua ditempati Mohammad Wisolus Solihin-Ainul Kiromah dari Kabupaten Jember dengan 83,12 VP.
Peringkat ketiga diraih Ahmad Jauhari-Dimas Wiyoga Bhakti dari Kota Tasikmalaya dengan 82,40 VP.
Sementara posisi keempat ditempati Aulia Rukmi Setyoningrum-Chaezar Deva Ra Nizami dari UNAIR dengan raihan 74,51 VP.
Hasil tersebut menunjukkan ketatnya persaingan kategori Open, dengan selisih skor yang cukup tipis di posisi teratas.
Ramadhani-Aldo Kuasai KU-26
Di kategori KU-26, pasangan Ramadhani Setiawan-Aldo Yanuar Syachputra keluar sebagai juara dengan 78,13 VP.
Posisi kedua ditempati Sandrina Athallia Dwi Andselma-Citra Marissa dari Polinema dengan 76,20 VP.
Peringkat ketiga diraih Jasmine Ufairoh-Arsinta Regina Putri dari Kabupaten Pasuruan dengan 75,79 VP, sedangkan peringkat keempat ditempati Aris-Wahyu dari Kabupaten Pasuruan dengan 73,58 VP.
Persaingan Kategori SMA dan SMP
Untuk kategori SMA, posisi kedua ditempati M. Shalahudin Fatih Junaedi-Azman Syaiban Ulya dari Jambangan Kuat Surabaya Hebat dengan 79,80 VP.
Peringkat ketiga diraih Lahira Sevaleonika-Tiara Indah Azzary dari SMAN 1 Pandaan Pasuruan dengan 79,03 VP.
Sementara peringkat keempat ditempati Ringgo Rayi Maulana Malsy-M. Maula Yusuf dari SMKN 1 Pasuruan dengan 71,06 VP.
Beragam hasil tersebut memperlihatkan bahwa Polinema Bridge Tournament II tidak hanya menjadi ajang persaingan atlet senior, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta muda dari tingkat SMP hingga SD untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Ubaya Tambah Catatan Prestasi
Dua gelar yang diraih dalam Polinema Bridge Tournament II semakin memperkuat catatan prestasi atlet Ubaya di sepanjang 2026.
Bagi Rachel-Jonathan, konsistensi meraih gelar di sejumlah turnamen menunjukkan perjalanan kompetisi yang terus berkembang. Sementara bagi peserta lainnya, turnamen ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengasah kemampuan di level yang lebih luas.
Dengan persaingan yang melibatkan 105 pasangan, Polinema Bridge Tournament II sekaligus menjadi salah satu ruang penting bagi perkembangan olahraga bridge dan regenerasi atlet dari berbagai daerah.
Sumber Berita: rri.co.id










