Campusdaily.id – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Garut kembali mendapat dukungan melalui keterlibatan perguruan tinggi. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas mahasiswa dan mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang akan menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.
Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan Apel Gabungan yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (14/9/2026).
Kehadiran mahasiswa UPI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi langsung terhadap persoalan pendidikan yang masih dihadapi masyarakat Garut.
Bupati Garut Apresiasi Kontribusi UPI
Dalam amanatnya, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada civitas akademika UPI yang telah menerjunkan mahasiswa untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dibutuhkan untuk memperluas upaya perbaikan pendidikan. Kehadiran mahasiswa di lapangan juga dapat menjadi penghubung antara pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Program KKN dinilai menjadi salah satu ruang yang tepat untuk membangun kolaborasi tersebut.
Literasi dan Numerasi Masih Jadi Tantangan
Syakur mengungkapkan bahwa sejumlah indikator proses dan capaian mutu pendidikan di Kabupaten Garut masih membutuhkan perhatian serta pembenahan serius.
Berdasarkan hasil evaluasi, kemampuan literasi dan numerasi siswa pada tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih berada di bawah rata-rata.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memperbaiki kualitas pendidikan.
“Sehingga kita sangat mendorong berbagai upaya kolaboratif untuk memperkuat dan memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Garut,” tegas Bupati.
Menurut Syakur, persoalan pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah. Dukungan sekolah, keluarga, masyarakat, perguruan tinggi, dan berbagai pihak lainnya juga diperlukan agar upaya perbaikan dapat berjalan lebih efektif.
Mahasiswa UPI Diharapkan Beri Edukasi ke Masyarakat
Melalui program KKN, mahasiswa UPI akan hadir di tengah masyarakat Kabupaten Garut untuk menjalankan berbagai kegiatan pengabdian.
Syakur berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi masa depan generasi muda.
Mahasiswa juga diharapkan mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami berbagai persoalan yang dihadapi, serta memberikan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dengan pendekatan tersebut, KKN tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata.
Kolaborasi Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Muda
Pelepasan mahasiswa KKN UPI menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Garut.
Di tengah tantangan literasi dan numerasi yang masih membutuhkan perhatian, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi tambahan energi dalam mendukung kegiatan pendidikan dan edukasi masyarakat.
Lebih jauh, kolaborasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Perbaikan kualitas pendidikan hari ini akan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Garut menghadapi masa depan.
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, mahasiswa UPI pun diharapkan mampu membawa ilmu dari kampus untuk hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
Sumber Berita: jabarprov.go.id










