Direktur Pascasarjana, Dr Faisal Daftar sebagai Calon Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua

Ikon Campus Daily web

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tahapan penjaringan Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Masa Bakti 2026–2030 terus berjalan. Pada Kamis (9/7/2026), Dr. Faisal, S.Ag., M.H.I. secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada Panitia Seleksi Calon Rektor sebagai bagian dari proses administrasi yang telah ditetapkan.

Prosesi penyerahan berkas berlangsung di hadapan Panitia Seleksi dengan suasana khidmat. Penyerahan diawali dengan pembacaan basmalah sebagai ungkapan doa agar seluruh tahapan pemilihan rektor dapat berlangsung dengan lancar, objektif, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi IAIN Papua.

“Hari ini, Kamis, 9 Juli 2026, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon Rektor IAIN Papua Masa Bakti 2026–2030 kepada Panitia Seleksi Calon Rektor,” ujar Dr. Faisal yang sekarang menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua ini.

Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor 2026 Dr. H. Abdul Hafid Jusuf, S.Ag, M.M kemudian menerima berkas tersebut secara resmi dan menyampaikan bahwa seluruh dokumen akan diproses sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam regulasi pemilihan rektor.

Dr. Abdul Hafid menjelaskan, setelah tahap penerimaan berkas selesai, proses berikutnya adalah verifikasi administrasi untuk memastikan seluruh persyaratan yang ditentukan telah dipenuhi oleh setiap bakal calon. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, verifikasi berkas akan dilaksanakan pada 11 Juli 2026.

Baca Juga :  Guru Besar UI Beri Dukungan Moral untuk Nadiem Makarim di Sidang Akhir Kasus Chromebook

Usai proses administrasi, panitia menyerahkan tanda bukti penerimaan berkas kepada Dr. Faisal yang juga alumni Pondok Modern Darussalam Gontor ini sebagai bukti resmi bahwa yang bersangkutan telah terdaftar sebagai bakal calon Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua Masa Bakti 2026–2030.

Dr Faisal ​mengatakan, bahwa IAIN Fattahul Muluk yang berada di wilayah timur Indonesia berpotensi menjadi perguruan tinggi yang diperthitungkan untuk melahirkan generasi Muslim yang hebat. “Insyallah saya siap membawa IAIN Fattahul Muluk Papua menuju new era (era baru) dalam pendidikan Islam,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua ini.

Ke depan, tambahnya, IAIN Fattahul Muluk ini juga akan siap bertranformasi menjadi Universitas Islam Negeri Fattahul Muluk agar generasi di Papua bisa memperluas akses pendidikan lebih luas lagi dan meningkatkan daya saing lulusannya. “Menjadi UIN bagian dari salah satu misi jika nantinya diberi amanah,” tuturnya.

Baca Juga :  UPNVJ Buka Suara soal Judicial Review UU Guru dan Dosen, Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi

Proses Seleksi Menjunjung Transparansi

Tahapan pendaftaran merupakan pintu awal dalam proses pemilihan rektor di perguruan tinggi keagamaan negeri. Pada tahap ini, panitia memastikan setiap bakal calon memenuhi persyaratan administratif sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya, seperti verifikasi, penetapan calon yang memenuhi syarat, hingga proses pemilihan sesuai ketentuan Kementerian Agama.

Mekanisme tersebut menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas kepemimpinan. Sosok rektor diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan manajerial, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan dimulainya proses pendaftaran ini, masyarakat akademik IAIN Fattahul Muluk Papua diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan pemilihan rektor secara positif dan mendukung terciptanya proses yang demokratis, profesional, serta menjunjung tinggi integritas demi kemajuan kampus pada masa bakti 2026–2030.

Riwayat Pendidikan Tinggi

1               S3, UMY Yogyakarta   2019     Politik Islam-Ilmu Politik

2               S2, IAIN Alauddin Makassar 2005     Hukum Islam (Pemikiran Hukum Islam)

3               S1, IAIN Alauddin Makassar 2001     Ushuluddin,    Aqidah Filsafat (Pemikiran Islam)

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB