MI Maulana Maghribi terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Rabu, 30 September 2026.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membangun hubungan kelembagaan antara perguruan tinggi dan madrasah. Melalui kolaborasi tersebut, MI Maulana Maghribi berharap dapat memperluas peluang pengembangan pendidikan sekaligus menghadirkan layanan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi seluruh warga madrasah.
Dua Bidang Kerja Sama Jadi Fokus Utama
Dalam kesepakatan tersebut, terdapat dua bidang utama yang menjadi fokus kolaborasi. Pertama, pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kedua, penelitian mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kedua bidang tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan madrasah. Keterlibatan perguruan tinggi membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus mendukung kebutuhan satuan pendidikan melalui kegiatan penelitian dan pengabdian.
Bagi MI Maulana Maghribi, kolaborasi ini juga menjadi peluang untuk mengembangkan aspek fisik maupun nonfisik madrasah. Pengembangan tersebut mencakup peningkatan kualitas proses pembelajaran, penguatan lingkungan pendidikan, serta penyesuaian terhadap kebutuhan dan tantangan yang terus berkembang.
Membangun Sinergi untuk Pembelajaran Berkualitas
Kepala MI Maulana Maghribi berharap kerja sama tersebut tidak sekadar menjadi kesepakatan formal, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk komunikasi dan kolaborasi yang berkesinambungan.
“Melalui kerja sama ini kami berharap terjalin komunikasi, hubungan, sinergi, dan kolaborasi yang semakin erat antara MI Maulana Maghribi dan Universitas Negeri Yogyakarta, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil pembelajaran,” ungkap Kepala Madrasah.
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk terus berbenah dan memberikan layanan pendidikan terbaik. Komitmen tersebut mencakup pelayanan kepada siswa, orang tua, masyarakat sekitar, tokoh masyarakat, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
“Kerja sama ini menjadi salah satu bukti bahwa MI Maulana Maghribi berkomitmen untuk menyediakan dan memberikan layanan prima yang terbaik kepada para pengguna layanan pendidikan, baik orang tua, siswa, masyarakat sekitar, tokoh masyarakat maupun stakeholder lainnya,” lanjutnya.
Mewujudkan Madrasah yang Aman dan Nyaman
Selain mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, kerja sama dalam program SPAB diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan madrasah dalam menghadapi potensi bencana. Upaya ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, serta mendukung kegiatan pendidikan secara optimal.
Melalui pengembangan kesiapsiagaan, warga madrasah diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali risiko dan membangun budaya aman di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan seluruh warga madrasah.
Menyiapkan Generasi Berkarakter
Pada akhirnya, kerja sama MI Maulana Maghribi dan UNY diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik sekaligus memperkuat peran madrasah dalam membentuk generasi masa depan.
MI Maulana Maghribi berharap para siswanya tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Bekal tersebut diharapkan mampu mengantarkan mereka menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.










