Sapuangin Speed 8 Meluncur, ITS Siap Tantang Tim Otomotif Dunia di Formula SAE Japan 2026

Ikon Campus Daily web

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. timesindonesia.co.id

dok. timesindonesia.co.id

Portalmahassiswa.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan teknologi otomotif melalui peluncuran jet darat terbaru Sapuangin Speed 8. Kendaraan riset generasi kedelapan ini dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada ajang bergengsi Formula Society of Automotive Engineers (SAE) Japan 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada awal Agustus mendatang.

Melalui Tim Sapuangin ITS, kampus asal Surabaya tersebut optimistis mampu bersaing dengan ratusan tim dari universitas terbaik dunia, sekaligus membuktikan kualitas riset mahasiswa Indonesia di panggung internasional.

Sapuangin Speed 8 Lahir dari Evaluasi dan Inovasi

Pengembangan Sapuangin Speed 8 merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa mobil formula generasi sebelumnya. Berbagai pembaruan dilakukan agar kendaraan memiliki kemampuan yang lebih kompetitif dalam menghadapi karakter lintasan Formula SAE Japan.

Peluncuran mobil ini juga menjadi momen penting bagi Tim Sapuangin ITS. Setelah sempat tertunda pada tahun lalu, mereka akhirnya kembali tampil di kompetisi Formula SAE Japan untuk pertama kalinya sejak 2019.

Rektor ITS: Pengalaman yang Tak Didapat di Ruang Kuliah

Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., menilai proses pengembangan mobil balap tidak hanya melatih kemampuan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

“Sebuah pelajaran berharga yang tidak akan ditemui di dalam kelas. Lakukan yang terbaik, jaga kekompakan di negeri orang, dan mari kita kibarkan bendera Indonesia di sana,” tegas Guru Besar Teknik Mesin ITS tersebut dengan nada optimisme tinggi saat melepas tim.

Menurutnya, berbulan-bulan menjalani riset di bengkel telah menjadi pengalaman berharga yang mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional.

Baca Juga :  Universitas Islam Bogor Selenggarakan UIB Future Leader Angkatan Perdana

Hadapi Sirkuit Sulit dengan Strategi Baru

Meski optimistis, Tim Sapuangin menyadari persaingan di Jepang tidak akan mudah. Dosen pembimbing tim, Dr. Ir. Witantyo, M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa Formula SAE Japan memiliki karakter lintasan yang dipenuhi tikungan teknikal sehingga membutuhkan kendaraan yang lincah dan stabil.

Selain harus menghadapi tim-tim yang didukung langsung oleh manufaktur otomotif dunia, Sapuangin juga menggunakan mesin berkapasitas 250 cc, yang tergolong kecil untuk kelas formula.

Namun, keterbatasan tersebut diantisipasi melalui pendekatan desain kendaraan yang lebih ringan dan responsif.

“Namun, dengan sirkuit Formula Student yang didesain berliku, kelemahan akselerasi itu akan kami tutupi lewat bodi kendaraan yang dibuat serincah mungkin di lapangan,” sambung Dr. Witantyo menjelaskan taktik penyesuaian geometri kaki-kaki kendaraan.

Desain Baru Lebih Ringan dan Aerodinamis

General Manager ITS Team Sapuangin, Chandra Iksan Suryana, mengungkapkan bahwa Sapuangin Speed 8 mengalami perubahan besar pada sektor aerodinamika.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Raih Jawa Pos Radar Jember Award 2026, Bukti Kampus Berdampak untuk Masyarakat

Mobil kini dibekali front wing dan rear wing baru, disertai desain ulang sasis secara menyeluruh. Tim juga mengadopsi tipe mesin berbeda serta melakukan kalibrasi total demi menghasilkan performa terbaik saat berlaga.

“Tim kami menghadapi tantangan besar dan harus bersaing dengan tim internasional yang jauh lebih berpengalaman. Namun, kami melihat ini sebagai kesempatan emas untuk membuktikan ketangguhan riset arek-arek ITS,” ujar Chandra mantap.

Untuk meningkatkan kelincahan, bodi kendaraan menggunakan material composite carbon fiber yang mampu memangkas bobot mobil secara signifikan. Teknologi tersebut dikembangkan bersama jaringan alumni Tim Sapuangin ITS sehingga menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce) yang lebih optimal saat melintasi tikungan.

Wujud Riset Mahasiswa Menuju Panggung Dunia

Kehadiran Sapuangin Speed 8 menjadi bukti konsistensi ITS dalam mengembangkan riset otomotif berstandar internasional sekaligus memperkuat inovasi teknologi nasional.

Lebih dari sekadar mengikuti kompetisi, proyek ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis riset, serta poin ke-9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi otomotif yang mampu bersaing di tingkat global.

Dengan berbagai pembaruan yang diusung, Tim Sapuangin ITS berharap mampu memberikan performa terbaik di Formula SAE Japan 2026 sekaligus membawa nama Indonesia bersinar di arena kompetisi otomotif internasional.

Sumber Berita: timesindonesia.co.id

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB