Senat UIN Jakarta Perkuat Tiga Komisi untuk Dorong Kampus Bertaraf Internasional

Ikon Campus Daily web

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.uinjkt.ac.id

dok.uinjkt.ac.id

Campusdaily.id – Senat Universitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melengkapi struktur kepengurusan periode 2026–2030 melalui pemilihan Ketua dan Sekretaris pada tiga komisi senat. Proses tersebut berlangsung dalam rapat pleno di Ruang Diorama, Kamis (24/09/2026).

Rapat pleno dipimpin Ketua Senat Terpilih, Prof. Andi M. Faisal Bakti, M.A., Ph.D., didampingi Sekretaris Senat, Prof. Bambang Suryadi, Ph.D. Sebanyak 162 anggota Senat Universitas turut hadir dalam agenda tersebut.

Pemilihan ini menjadi langkah penting untuk memastikan tiga komisi utama Senat dapat segera menjalankan tugas dan menyusun strategi penguatan kualitas akademik serta pencapaian target internasionalisasi UIN Jakarta.

Enam Figur Dipercaya Pimpin Tiga Komisi

Ketua Senat UIN Jakarta, Prof. Andi M. Faisal Bakti, M.A., Ph.D., menyampaikan optimismenya terhadap enam figur yang terpilih sebagai pimpinan komisi. Ia menilai para pimpinan tersebut merupakan sosok yang amanah dan bertanggung jawab dalam menjalankan mandat Senat.

“InsyaAllah mereka ini adalah orang-orang amanah dan bertanggung jawab untuk memenuhi harapan kita semua di sini agar pendidikan dan pengajaran kita semakin berkualitas, semakin bermutu, serta memenuhi tuntutan internasional,” ujarnya.

Menurut Prof. Andi, penguatan kualitas akademik perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas riset. UIN Jakarta didorong untuk lebih aktif mengangkat isu-isu global sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pendanaan penelitian yang tersedia.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan marwah institusi. Sebagai perguruan tinggi negeri berbasis keislaman, nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan UIN Jakarta menuju level internasional.

Baca Juga :  Lewat Fun Chemistry, UPI Dorong Guru Kimia Ciptakan Pembelajaran yang Aktif dan Bermakna

“Untuk etika, tentu kita berharap agar marwah universitas kita semakin kita junjung tinggi dan semakin menunjukkan bahwa universitas kita ini adalah universitas yang berdasarkan pada Islam dan juga negara,” tegasnya.

SK Pimpinan Komisi Ditargetkan Terbit dalam 10 Hari

Prof. Andi mengatakan hasil pemilihan pleno selanjutnya akan segera diajukan kepada Rektor UIN Jakarta. Senat menargetkan Surat Keputusan (SK) penetapan pimpinan komisi dapat diterbitkan dalam kurun waktu 10 hari.

Setelah SK terbit, masing-masing komisi diharapkan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun langkah strategis dan merumuskan target yang mendukung agenda internasionalisasi kampus.

Langkah tersebut diharapkan membuat ketiga komisi tidak hanya memiliki struktur kepemimpinan yang lengkap, tetapi juga dapat langsung bekerja sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing.

Tiga Pilar Menjadi Fokus Senat

Sekretaris Senat UIN Jakarta, Prof. Bambang Suryadi, Ph.D., turut mengapresiasi proses pemilihan yang berlangsung dalam rapat pleno. Ia menyebut ada tiga pilar utama yang menjadi perhatian Senat ke depan, yakni penguatan core business akademik, pengembangan kapasitas riset, dan penegakan integritas perguruan tinggi.

“Fokus kita adalah penguatan pada Dikjar karena ini adalah core business universitas kita, sehingga UIN Jakarta menjadi leading university dalam pendidikan dan pengajaran. Tentu prioritas kedua pada penelitian dan pengabdian agar UIN Jakarta semakin kukuh sebagai research university,” ungkap Prof. Bambang.

Selain pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, aspek etika juga menjadi perhatian. Menurutnya, integritas menjadi fondasi yang tidak dapat dipisahkan dari identitas UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi Islam.

Baca Juga :  Kisah Kristina di UIN Jakarta, Mahasiswi Non-Muslim Raih Cumlaude dan Temukan Arti Toleransi

“Tidak kalah penting tentu adalah bagian etik, karena moralitas dan integritas merupakan fondasi utama kita sebagai perguruan tinggi Islam,” pungkasnya.

54 Anggota di Setiap Komisi

Dalam struktur Senat Universitas, seluruh anggota terbagi secara merata ke dalam tiga komisi utama. Masing-masing komisi beranggotakan 54 orang.

Ketiga komisi tersebut terdiri atas Komisi Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar), Komisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, serta Komisi Etik.

Hasil pemilihan pleno menetapkan Prof. A. Kholik sebagai Ketua Komisi Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) dan Dr. Jakiatin Nisa M.Pd. sebagai Sekretaris. Keduanya menggantikan jajaran pengurus periode sebelumnya, yakni Prof. Dr. Euis Amalia M.Ag. dan Dr. H. Muhbib M.Ag.

Untuk Komisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, posisi Ketua dipercayakan kepada Prof. Dr Abdul Halim, M.Ag., sementara Prof. Dr. Kadir M.Pd.r., dipercaya sebagai Sekretaris. Keduanya melanjutkan estafet kepemimpinan dari Prof. Didin Nuruddin Hidayat M.A., TESOL., Ph.D., dan Dr. Diana Mutiah M.Si..

Sementara itu, Komisi Etik kini dipimpin Prof. Dr. Masri Mansoer M.Ag. sebagai Ketua dan Dr. Rosmaria Syafariyah Widjayanti S.S., M.Si. sebagai Sekretaris. Mereka menggantikan pimpinan komisi sebelumnya, Prof. Dr Abdul Halim, M.Ag., dan Prof. Dr. Alek, S.S., M.Pd..

Perkuat Tata Kelola Menuju Kampus Internasional

Dengan lengkapnya kepengurusan tiga komisi tersebut, Senat UIN Jakarta memasuki tahap baru dalam penguatan tata kelola akademik. Struktur yang telah terbentuk diharapkan mampu mempercepat kerja masing-masing komisi sekaligus memperjelas arah kebijakan yang akan dijalankan.

Senat UIN Jakarta optimistis susunan kepemimpinan baru tersebut dapat memperkuat pendidikan dan pengajaran, mendorong penelitian serta pengabdian yang lebih kompetitif, dan menjaga integritas kelembagaan.

Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mendukung visi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju universitas berskala internasional.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB