Campusdaily.id – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperluas kontribusinya dalam pembangunan daerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur. Kolaborasi tersebut resmi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jumat, 25 September 2026.
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Banyuwangi.
Bagi UNJ, kerja sama tersebut menjadi langkah untuk menghadirkan peran perguruan tinggi secara lebih luas dalam pembangunan daerah. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat akan menjadi ruang utama untuk mengembangkan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi Banyuwangi.
Banyuwangi Punya Potensi untuk Dikembangkan
Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki beragam potensi, mulai dari pariwisata, kebudayaan, pertanian, perikanan, hingga ekonomi kreatif.
Berada di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi dikenal dengan kekayaan alam dan tradisi budayanya. Kawah Ijen dan Tari Gandrung menjadi dua contoh daya tarik yang turut memperkuat karakter daerah tersebut sebagai salah satu tujuan wisata.
Dalam beberapa tahun terakhir, Banyuwangi juga mengembangkan berbagai inovasi di sektor pelayanan publik, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan pariwisata berbasis budaya dan lingkungan.
Potensi tersebut membuka ruang kolaborasi bagi UNJ untuk menghadirkan kontribusi akademik, terutama dalam pengembangan kompetensi SDM, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
UNJ Dorong Kerja Sama yang Berdampak
Rektor UNJ Prof. Komarudin mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memperluas peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat.
“UNJ memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami berharap potensi yang dimiliki Banyuwangi dapat dikembangkan bersama dengan dukungan keilmuan, kompetensi, dan sumber daya yang dimiliki UNJ,” ujar Prof. Komarudin.
Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah perlu diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata. Dengan begitu, MoU yang telah ditandatangani tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi diterjemahkan menjadi kegiatan yang terencana dan berkelanjutan.
Pemkab Banyuwangi Sambut Penguatan SDM
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai kerja sama dengan UNJ menjadi peluang untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui dukungan perguruan tinggi.
Menurutnya, potensi daerah yang besar perlu diimbangi dengan kualitas masyarakat yang mampu mengelola dan mengembangkannya secara berkelanjutan.
“Banyuwangi memiliki potensi yang besar dan membutuhkan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami berharap kerja sama dengan UNJ dapat membuka ruang bagi peningkatan kompetensi masyarakat, pengembangan pendidikan, serta berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujar Ipuk Fiestiandani yang juga alumni Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah, terutama melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pendidikan.
Menunggu Program Kolaborasi yang Lebih Konkret
Penandatanganan MoU menjadi awal bagi pengembangan berbagai program bersama antara UNJ dan Pemkab Banyuwangi. Sinergi tersebut dapat diarahkan pada sejumlah bidang yang sesuai dengan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat.
Dengan dukungan keilmuan, tenaga ahli, serta sumber daya akademik yang dimiliki UNJ, kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, UNJ sekaligus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya beraktivitas di lingkungan kampus, tetapi juga hadir untuk memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat dan pembangunan di berbagai daerah.
Sumber Berita: unj.ac.id










