Mahasiswa UM Raih Dua Juara MSQ Nasional dalam Dua Hari

Ikon Campus Daily web

Sabtu, 7 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.um.ac.id

dok.um.ac.id

Portalmahasiswa.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Muhammad Aditya, mahasiswa semester empat Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Sastra UM, berhasil meraih Juara 2 Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) tingkat nasional di Universitas Gadjah Mada serta Juara 1 kompetisi serupa di Bogor dalam waktu yang sangat berdekatan.

Prestasi tersebut diraih bersama timnya hanya dalam rentang dua hari perlombaan. Mereka tampil pada babak final nasional di Universitas Gadjah Mada pada 28 Februari. Setelah itu, tim langsung melanjutkan perjalanan ke Bogor untuk mengikuti final kompetisi berikutnya pada 1 Maret, yang bertepatan dengan bulan Ramadan.

Aditya menjelaskan bahwa Musabaqah Syarhil Qur’an merupakan kompetisi beregu yang membutuhkan kerja sama kuat antaranggota tim. Dalam lomba ini terdapat tiga peran utama, yaitu pensyarah yang menyampaikan materi penjelasan ayat, sari tilawah yang menerjemahkan makna ayat, serta qori yang membacakan Al-Qur’an. Dalam tim tersebut, Aditya bertugas sebagai pensyarah, didampingi Dino sebagai sari tilawah dan Fahri sebagai qori.

Baca Juga :  Musayawarah Tahunan UKMF SEMAR, Dekan FKIS Berharap Ada Seni Gambus

Perjalanan menuju kemenangan tentu tidak selalu mudah. Jadwal kompetisi yang padat membuat tim harus memanfaatkan waktu perjalanan sebagai bagian dari perjuangan mereka.

“Kami bahkan sempat sahur dan berbuka di kereta karena jadwalnya sangat mepet. Namun semua perjuangan itu terbayar ketika akhirnya kami bisa membawa pulang gelar juara,” ujar Aditya.

Di tengah kesibukannya mengikuti berbagai kompetisi, Aditya juga sedang menjalani proses seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) di Fakultas Sastra UM. Meski demikian, ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kegiatan lomba dan tanggung jawab akademik dengan menyusun jadwal secara terencana.

Menurutnya, keberhasilan dalam meraih prestasi sangat dipengaruhi oleh komitmen, strategi yang matang, serta kemampuan mengatur waktu dengan baik. Ia selalu mempertimbangkan secara selektif kompetisi yang akan diikuti, menyusun agenda kegiatan hingga satu bulan ke depan, serta memastikan perkuliahan tetap berjalan dengan optimal.

“Manajemen waktu itu soal kemauan. Jika ingin berkembang, kita harus berani mencoba sekaligus tetap menjaga tanggung jawab akademik,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Dalam kompetisi beregu seperti MSQ, Aditya juga menekankan pentingnya strategi tim yang solid. Setiap anggota harus mampu menonjolkan keunggulan masing-masing sekaligus menjaga kekompakan, mulai dari intonasi penyampaian, ekspresi, hingga performa di atas panggung.

“Di babak final, semua peserta pasti memiliki kualitas yang baik. Karena itu, tim harus memiliki ciri khas dan mampu menampilkan sesuatu yang berbeda,” tambahnya.

Bagi Aditya, prestasi bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Ia meyakini bahwa proses panjang, pengalaman mengikuti berbagai kompetisi, serta keberanian untuk terus mencoba menjadi kunci penting dalam meraih keberhasilan.

Keberhasilan tersebut juga mencerminkan kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun karakter generasi muda. Hal ini sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Quality Education, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas serta pengembangan potensi generasi muda secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB