PKKMB UNTIRTA 2026 Resmi Dimulai, Jawara Muda Dibekali Nilai Kampus hingga Literasi Teknologi

Ikon Campus Daily web

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. untirta.ac.id

dok. untirta.ac.id

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat nilai, budaya, sistem pendidikan, hingga dinamika kehidupan akademik di lingkungan UNTIRTA.

Mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa Baru UNTIRTA Jawara yang Unggul, Berkarakter, Adaptif, Humanis, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045”, PKKMB tingkat universitas berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026. Pelaksanaannya menggunakan skema hybrid yang memadukan kegiatan secara luring dan daring.

Mengenal Kampus dan Membangun Karakter

Ketua Pelaksana PKKMB UNTIRTA 2026 sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Agus Sjafari, M.Si., menjelaskan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai budaya, norma, serta sistem pendidikan yang berlaku di UNTIRTA.

Mahasiswa baru juga memperoleh berbagai informasi penting mengenai layanan akademik, kemahasiswaan, keuangan, hingga sejumlah layanan pendukung lainnya. Bekal tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi secara lebih cepat dan terarah.

Selain aspek akademik, pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam rangkaian PKKMB. Mahasiswa diajak memahami pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari berbagai tindakan yang dapat mengganggu proses pendidikan.

“Di kampus ini kita menjunjung tinggi toleransi, integritas, anti-perundungan, anti-narkoba, anti-judi online, dan hal-hal negatif lainnya,” tegas Dr. Agus.

8.600 Mahasiswa Ikuti PKKMB Secara Hybrid

Sekitar 8.600 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB UNTIRTA 2026. Untuk memastikan kegiatan tetap berjalan efektif dengan jumlah peserta yang besar, setiap fakultas mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan secara langsung di lokasi.

Sementara itu, mahasiswa lainnya mengikuti rangkaian kegiatan melalui platform daring. Pola tersebut diterapkan secara bergantian selama tiga hari pelaksanaan PKKMB tingkat universitas.

Baca Juga :  Kolaborasi Untirta-BPJS Ketenagakerjaan Dorong Literasi Jaminan Sosial bagi Calon Pekerja

Setelah rangkaian tingkat universitas selesai, kegiatan dilanjutkan pada tingkat fakultas. Pengenalan kehidupan kampus di masing-masing fakultas dilaksanakan selama dua hari secara luring. Pelaksanaannya dijadwalkan dalam rentang 13–24 Agustus 2026.

Berbagai materi disiapkan untuk membantu mahasiswa memahami kehidupan perguruan tinggi secara menyeluruh. Materi tersebut mencakup pengenalan kampus, sistem akademik, kegiatan dan prestasi mahasiswa, beasiswa, literasi digital, kesehatan mental, wawasan kebangsaan, hingga nasionalisme.

Tidak hanya berasal dari lingkungan internal UNTIRTA, sejumlah narasumber dari tingkat nasional turut dilibatkan untuk memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa baru.

IPK Penting, Skill dan Pengalaman Tak Kalah Berarti

Dr. Agus mengingatkan mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik selama menjalani pendidikan tinggi. Menurutnya, masa kuliah juga merupakan kesempatan untuk membangun keterampilan, pengalaman, jaringan, dan kapasitas diri.

“IPK penting, tapi skill dan pengalaman juga penting. Oleh karena itu, belajarlah dengan tekun dan kembangkan skill serta pengalaman Anda,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur melalui nilai akademik. Pengalaman mengikuti organisasi, kegiatan kemahasiswaan, penelitian, kompetisi, maupun aktivitas sosial dapat menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Rektor UNTIRTA Sambut Jawara Muda

Rektor UNTIRTA Prof. Dr. Ir. Fatah Sulaiman, S.T., M.T., menyampaikan rasa bangga sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNTIRTA.

Di hadapan para Jawara Muda, Rektor optimistis generasi baru UNTIRTA mampu menjadi bagian penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

“Saya melihat wajah-wajah kalian, saya yakin masa depan Indonesia cerah karena ada kalian semua,” ungkap Rektor dalam sambutannya.

Menurut Rektor, keberhasilan memasuki perguruan tinggi bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk menjalani pendidikan, mengembangkan kemampuan, sekaligus mempersiapkan masa depan sejak awal.

Perubahan teknologi juga menjadi perhatian dalam pesan Rektor kepada mahasiswa baru. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan.

“Kecerdasan artifisial dapat membantu penulisan, melancarkan bahasa, membuat desain, bahkan membantu penelitian,” ujar Rektor.

Baca Juga :  Mahasiswa Mappi di UNJ Digembleng untuk Jadi Pribadi Tangguh dan Berani

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Teknologi dapat menjadi alat pendukung pembelajaran, tetapi tetap perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas, dan tanggung jawab akademik.

Meneladani Spirit Sultan Ageng Tirtayasa

Di tengah perubahan zaman dan ketidakpastian global, Rektor UNTIRTA juga mengajak mahasiswa untuk menggali kembali semangat Sultan Ageng Tirtayasa. Keberanian, keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, serta wawasan global yang dimiliki Sultan Ageng Tirtayasa dinilai relevan untuk menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Spirit dan value Sultan Ageng Tirtayasa ini perlu kalian dalami sebagai Jawara Muda,” pesan Rektor.

Semangat tersebut kemudian diperkuat melalui nilai JAWARA UNTIRTA, yakni Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel. Nilai-nilai tersebut diperkenalkan sejak mahasiswa memasuki kehidupan kampus agar tidak hanya dipahami sebagai slogan, tetapi juga diterapkan dalam aktivitas akademik dan kehidupan bermasyarakat.

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Dalam pembukaan PKKMB UNTIRTA 2026, mahasiswa baru juga menerima sambutan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia secara daring.

Mendiktisaintek menegaskan bahwa pendidikan tinggi mempunyai peran strategis dalam meningkatkan kapasitas manusia, membangun karakter bangsa, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Mahasiswa tidak hanya diposisikan sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai agen perubahan.

Karena itu, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat. Berbagai kemampuan tersebut menjadi bekal untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” pesan Mendiktisaintek.

PKKMB juga menjadi momentum transisi bagi mahasiswa dari lingkungan sekolah menuju kehidupan perguruan tinggi. Proses adaptasi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan rasa persatuan, cinta tanah air, serta kesiapan menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Melalui PKKMB 2026, UNTIRTA berharap para Jawara Muda tidak berhenti pada kemampuan beradaptasi dengan kehidupan kampus. Lebih jauh, mereka diharapkan tumbuh sebagai generasi yang unggul, berkarakter, adaptif, humanis, berprestasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan bekal ilmu, pengalaman, karakter, serta semangat Sultan Ageng Tirtayasa, mahasiswa baru UNTIRTA diharapkan mampu mengambil peran dalam menghadapi tantangan masa depan dan turut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

 

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB