Campusdaily.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali memperluas dukungan pendidikan melalui program Beasiswa Berani Cerdas. Pada 2026, jumlah penerima manfaat program tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 47 ribu mahasiswa.
Jumlah tersebut berasal dari penerima lama yang masih melanjutkan studi serta sekitar 25 ribu penerima baru. Untuk menjalankan program tersebut, Pemprov Sulteng menyiapkan anggaran sekitar Rp260,406 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanzah, mengatakan penambahan penerima baru membuat cakupan program Beasiswa Berani Cerdas meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada 2026, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp260,406 miliar untuk program beasiswa Berani Cerdas dengan penerima lama sebanyak 22.414 orang dan penerima baru sekitar 25 ribu orang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanzah di Palu, Minggu.
Penerima Baru Tambah Sekitar 25 Ribu Mahasiswa
Firmanzah menjelaskan, jumlah penerima Beasiswa Berani Cerdas mengalami perubahan dari periode sebelumnya. Pada semester ganjil 2025, tercatat 23.568 orang menerima manfaat program tersebut dengan total anggaran sekitar Rp84,04 miliar.
Jumlah penerima kemudian mengalami penyesuaian pada semester genap 2026 karena sebagian mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan.
“Kemudian pada semester genap 2026 mengalami pengurangan penerima manfaat, yakni 22.414 orang, sebab sudah sebagian tamat atau sudah menyelesaikan studinya. Sehingga yang dibayarkan tinggal Rp80,05 miliar,” ujarnya.
Meski jumlah penerima lama turun menjadi 22.414 orang, pemerintah daerah kemudian menambahkan sekitar 25 ribu penerima baru pada 2026.
Dengan penambahan tersebut, total penerima manfaat Beasiswa Berani Cerdas tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 47 ribu mahasiswa.
Tak Hanya untuk Jenjang Sarjana
Dukungan Pemprov Sulteng tidak berhenti pada mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas. Pemerintah daerah juga menyediakan bantuan pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi.
Firmanzah menyebutkan, pemerintah daerah menyiapkan beasiswa bagi 100 orang pada jenjang S2, 20 orang S3, dan 10 orang dokter spesialis.
Selain itu, terdapat pula bantuan penyelesaian studi bagi 300 orang. Program tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa yang berada pada tahap akhir pendidikan agar dapat menyelesaikan studi mereka.
Berbagai skema tersebut memperlihatkan bahwa dukungan pendidikan pemerintah daerah tidak hanya diarahkan untuk memperluas akses masuk perguruan tinggi, tetapi juga membantu mahasiswa bertahan hingga menyelesaikan pendidikan.
Dorong Peningkatan Kualitas SDM Sulteng
Menurut Firmanzah, berbagai program bantuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.
Beasiswa diharapkan dapat mengurangi hambatan masyarakat dalam memperoleh pendidikan tinggi dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan.
“Program Beasiswa Berani Cerdas diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas dan meningkatkan sumber daya manusia kita,” kata dia.
Dengan anggaran sekitar Rp260,406 miliar, Beasiswa Berani Cerdas menjadi salah satu instrumen Pemprov Sulteng dalam memperkuat sektor pendidikan. Penambahan sekitar 25 ribu penerima baru juga menunjukkan upaya pemerintah daerah memperluas jangkauan manfaat program.
Tak hanya mengejar jumlah penerima, dukungan untuk jenjang S2, S3, dokter spesialis, hingga bantuan penyelesaian studi turut diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas.
Melalui berbagai skema tersebut, Pemprov Sulteng berharap semakin banyak generasi muda yang dapat menuntaskan pendidikan dan pada akhirnya berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sumber Berita: sulteng.antaranews.com










