Mahasiswa Unpam Berdayakan Panti Asuhan Annajah melalui Recycle Barang Bekas

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

Portalmahasiswa.com | Tangsel–Sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sosial di lingkungan masyarakat, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas yang dimiliki oleh civitas akademika. PKM kali ini difokuskan pada pemberdayaan remaja panti asuhan melalui inovasi pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai jual, sebagai upaya meningkatkan kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja panti asuhan mampu memanfaatkan barang bekas di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

PKM mahasiswa Unpam

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan oleh 15 mahasiswa di Panti Asuhan Annajah, Jakarta, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Remaja Panti Asuhan Melalui Inovasi Recycle Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan remaja panti asuhan melalui edukasi dan praktik pengolahan barang bekas agar tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat diolah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual dan potensi ekonomi. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan peserta.

Baca Juga :  UNJ Jajaki Beasiswa Rusia, Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional

Pada tahap awal kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai perbedaan konsep sampah dan sustainability. Sampah dijelaskan sebagai sisa aktivitas manusia yang sudah tidak terpakai, sementara sustainability merupakan upaya berkelanjutan untuk mengurangi timbulan sampah melalui pemanfaatan kembali barang yang masih bernilai guna.

Peserta juga diperkenalkan dengan jenis-jenis sampah serta dampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik. Pemahaman ini menjadi dasar penting agar peserta menyadari bahwa pengelolaan sampah secara tepat dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi melalui pengolahan barang bekas.

Materi selanjutnya disampaikan oleh pemateri dari Universitas Pamulang mengenai konsep upcycle, yaitu proses mengubah barang bekas menjadi produk baru yang memiliki nilai lebih tinggi. Dalam materi ini ditegaskan bahwa barang bekas seperti plastik, kertas, kain perca, kaleng, dan kaca dapat diolah menjadi produk kreatif yang layak dipasarkan dan memiliki nilai jual. Selain berkontribusi dalam pengurangan sampah, kegiatan upcycle juga berpotensi menjadi peluang usaha sederhana yang dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi pelakunya.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan produk dari barang bekas. Peserta dilatih melalui tahapan pemilihan bahan, pembersihan, perancangan desain, proses kreatif, hingga tahap finishing agar produk terlihat menarik dan memiliki kualitas jual. Beberapa contoh produk yang diperkenalkan antara lain tempat pensil dari botol plastik, hiasan dinding, serta kerajinan sederhana lainnya yang dapat dijual. Melalui praktik ini, peserta memahami bahwa barang yang awalnya tidak terpakai dapat diubah menjadi produk bernilai guna sekaligus bernilai jual.

Baca Juga :  Strategi Manajemen Jasa dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan di Era Digital

Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memberikan dampak positif bagi remaja Panti Asuhan Annajah. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan sampah dan sustainability, tetapi juga keterampilan praktis dalam menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemandirian, serta memanfaatkan barang bekas sebagai sumber penghasilan di masa depan.[]

 

Peserta PKM:

Nabila Sopiarini, Alya Syariyatun Nissa, Amanda Revalina, Azizatul Munafiroh, Fatmawati Salsabila, Ira Elfariani, Madia Rastri Ramadani, Maria Ulfa, Nabila Nazwa Azzahra, Nadya Dwi Septiani, Niken Sekar Maharani, Riska Ameliani, Siti Naylatul Isti’anah, Zidna Mayadinal Amal, Zukhruf Qori Firdausi (Mahasiswa Universitas Pamulang)”

 

 

 

 

 

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026
UGM Usulkan Transformasi Ekonomi Desa Lewat Industri Agroteknologi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Berita Terbaru