UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Ikon Campus Daily web

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok.kompasiana.com

dok.kompasiana.com

Kampusdaily.com – Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mendorong transformasi pembelajaran di Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), Malaysia, melalui pelatihan produksi media pembelajaran multimodal berbasis kecerdasan buatan (AI).

Program bertajuk ADAPT (AI-Driven Advancement for Pedagogical Transformation) tersebut digerakkan oleh Learning Analytics and Digital Assessment Research Group (LADAR), Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UPI.

Pelatihan tatap muka berlangsung pada 19 hingga 21 Agustus 2026 di kompleks SIJB. Kegiatan itu sebelumnya diawali dengan lima sesi pembekalan secara daring yang berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Pelatihan diikuti guru SIJB dari jenjang sekolah dasar hingga menengah dan didanai oleh Universitas Pendidikan Indonesia.

Beban Mengajar Jadi Tantangan Guru

Program ADAPT disusun berdasarkan kebutuhan nyata yang ditemukan tim UPI di lapangan. Dalam pemetaan kebutuhan pada 15 Juli 2026, diketahui bahwa guru SIJB rata-rata mengampu tiga hingga empat mata pelajaran lintas jenjang.

Kondisi tersebut membuat guru menghadapi tantangan dalam menyediakan media pembelajaran dengan beragam format. Materi yang tersedia sebagian besar masih berbentuk teks dan disampaikan melalui tulisan di papan tulis.

Situasi itu bukan berarti para guru kekurangan ide dalam mengembangkan pembelajaran. Persoalan utamanya justru terletak pada keterbatasan waktu untuk mengubah gagasan menjadi materi pembelajaran yang siap digunakan.

“Guru-guru di sana tidak kekurangan gagasan tentang cara mengajar yang baik. Yang mereka tidak punya adalah waktu untuk mewujudkannya,” kata Ketua Tim Pengabdian ADAPT, M. Reza Dwi Saputra, M.Pd

Baca Juga :  Bersinar di Lapangan dan Kampus, Thalita Ramadhani Raih Prestasi Dunia dan Golden Ticket Unesa

Karena itu, AI diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat memangkas waktu produksi media pembelajaran tanpa menghilangkan peran guru dalam merancang proses belajar.

AI Diperkenalkan Secara Bertahap

Pelatihan ADAPT tidak langsung mengarahkan guru menggunakan teknologi AI. Tim UPI menyusun materi secara bertahap agar peserta terlebih dahulu memahami kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Lima materi diberikan secara berurutan. Dua materi pertama membahas preferensi gaya belajar siswa dan penyusunan asesmen diagnostik. Setelah itu, peserta diperkenalkan dengan konsep media pembelajaran multimodal.

Teknologi AI melalui NotebookLM baru diperkenalkan pada materi keempat. Rangkaian pelatihan kemudian ditutup dengan penyusunan rencana pembelajaran pada materi kelima.

Pendekatan tersebut membuat penggunaan AI tidak berdiri sendiri, melainkan ditempatkan sebagai bagian dari proses perencanaan pembelajaran.

Satu Bahan Ajar Diolah Jadi Beragam Media

Pada sesi tatap muka, para guru tidak hanya mendapatkan materi secara teori. Mereka langsung mempraktikkan produksi media pembelajaran menggunakan bahan ajar masing-masing.

Satu dokumen sumber dapat dikembangkan menjadi sejumlah format media. Mulai dari ringkasan terstruktur, peta konsep, infografis, hingga media berbasis audio berupa podcast.

Konsep tersebut menjadi salah satu kekuatan utama program ADAPT karena guru tidak harus membuat setiap jenis media dari awal. Dengan bantuan teknologi, satu sumber materi dapat dikembangkan menjadi beberapa bentuk yang menyesuaikan kebutuhan dan preferensi belajar siswa.

Hasil Pelatihan Dikumpulkan dalam Media Bank

Produk yang dihasilkan para guru kemudian tidak berhenti sebagai tugas pelatihan. Seluruh media dihimpun dalam repositori digital bernama SIJB Science Media Bank.

Baca Juga :  SNBP 2026, Keperawatan UPI Paling Diburu, Kampus Raih Peminat Terbanyak

Repositori tersebut dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa SIJB sebagai sumber media pembelajaran. Dengan adanya bank media ini, hasil kerja para peserta dapat digunakan kembali sekaligus dikembangkan untuk kebutuhan pembelajaran berikutnya.

Tim UPI juga menyerahkan Modul ADAPT yang berisi lima materi pelatihan dalam bentuk cetak dan digital. Modul tersebut telah didaftarkan hak ciptanya pada 22 Agustus 2026.

Lengkapi dengan Buku Olimpiade dan Bahan Bacaan

Selain pelatihan dan pengembangan media pembelajaran, tim UPI turut menyerahkan paket buku persiapan Olimpiade Sains Nasional, buku bertema pendidikan dan kecerdasan buatan, serta ensiklopedia untuk perpustakaan SIJB.

Bantuan tersebut diberikan setelah pihak sekolah menyampaikan kebutuhan pendampingan dalam persiapan olimpiade bagi para siswa.

Kepala Sekolah Indonesia Johor Bahru, Ery Kananga, menyatakan bahwa materi yang diberikan tim pengabdian UPI relevan dengan kondisi siswa di SIJB.

Ia menilai pembekalan tersebut bermanfaat karena siswa memiliki preferensi gaya belajar yang beragam sehingga membutuhkan pendekatan dan media pembelajaran yang tidak seragam.

Program Berlanjut hingga November 2026

SIJB merupakan Sekolah Indonesia Luar Negeri di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melayani anak-anak warga negara Indonesia di Johor Bahru. Menurut keterangan pihak sekolah, sebagian siswa tidak terdata secara administratif di Malaysia sehingga tidak dapat mengakses sekolah setempat.

Program ADAPT sendiri belum berakhir. Tim UPI menyatakan kegiatan akan berlanjut hingga November 2026 melalui pendampingan implementasi media pembelajaran di kelas.

Agenda berikutnya mencakup penetapan guru penggerak literasi kecerdasan buatan di SIJB serta penyusunan rencana tindak lanjut bersama pihak sekolah.

Kerja sama lanjutan pada 2027 juga tengah dijajaki, termasuk pendampingan persiapan olimpiade sains.

Melalui program tersebut, teknologi AI tidak sekadar diperkenalkan sebagai tren digital, tetapi diarahkan menjadi alat praktis untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih beragam, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Sumber Berita: kompasiana.com

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa
Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah
Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh
UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.
Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional
UIN KHAS Jember Petakan Kebutuhan Lansia di Panti Sosial dan Pesantren
Belajar Praktik Baik, FK UPN Veteran Jakarta Kunjungi FK Universitas Brawijaya
Dari Sejarah hingga Budaya, SENJATA 2026 UNAIR Bicara Jati Diri Bangsa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Mahasiswa UNESA 5 Ikuti Hari Jadi ke-351 Magetan, Dukung Semangat Kemajuan Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa UPI Raih Juara III KMHE 2026, Mobil Listriknya Tembus Efisiensi 494,52 Km/kWh

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40 WIB

UNU Jogja dan UIN Syekh Wasil Kediri Jajaki Kolaborasi.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Tiga Mahasiswa UIN Malang Juara Debat Bahasa Arab, Unggul di Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB