Teknologi Pirolisis Polije Dorong Efisiensi Pengasapan Ikan dan Asap Cair

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

dok.rri.co.id

dok.rri.co.id

Portalmahasiswa—KBRN, Jember: Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang aplikatif. Melalui Program DPPM BIMA Tahun 2025, sebuah riset berjudul “Integrasi Sistem Pirolisis Kondenser Spiral Berpendingin Alami pada Alat Pengasapan Ikan Tenaga Surya untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Asap Cair” berhasil memperbarui teknologi pengasapan ikan konvensional.

Penelitian ini dipimpin oleh Risse Entikaria Rachmanita, dosen Polije, dengan mengembangkan alat pengasapan ikan berbasis energi surya yang dilengkapi sistem pirolisis, kondenser spiral berpendingin alami, serta filter asap. Melalui modifikasi tersebut, asap hasil pembakaran tidak lagi terbuang ke udara, tetapi diolah menjadi asap cair yang lebih bersih, stabil, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  PKM Unpam Kenalkan Implementasi Edukasi Keuangan Sejak Dini

“Selama asap ini hasil pengasapan ikan sebagian besar terlepas ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan. Dengan sistem pirolisis dan pendingin alami ini, asap dapat dikondensasikan menjadi asap cair yang lebih aman dan memiliki banyak manfaat, baik sebagai pengawet alami maupun produk turunan lainnya,” jelas Risse Jumat (9/1/2025).

Sistem pendinginan alami yang diterapkan pada kondenser spiral dirancang tanpa memerlukan tambahan energi listrik. Konsep ini sejalan dengan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mendukung teknologi yang ramah lingkungan. Adapun filter asap berfungsi menyaring senyawa berbahaya, sehingga kualitas asap cair yang dihasilkan menjadi lebih baik dan layak digunakan.

Baca Juga :  Bahaya Gaya Hidup Konsumtif di Kalangan Remaja

Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dalam proses pengasapan ikan, tetapi juga membuka peluang diversifikasi produk bagi pelaku UMKM perikanan. Dengan satu perangkat, pengguna dapat memproduksi ikan asap sekaligus asap cair, sehingga potensi nilai tambah ekonomi semakin besar.

Melalui penelitian tersebut, Polije terus menegaskan komitmennya dalam mengembangkan teknologi aplikatif yang mendukung ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir dan pelaku usaha di sektor perikanan.

Sumber Berita: rri.co.id

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026
UGM Usulkan Transformasi Ekonomi Desa Lewat Industri Agroteknologi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Berita Terbaru