Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik S1, Siapkan SDM Unggul untuk Industri Masa Depan

Rabu, 28 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

dok. sumedang.radarbandung.id

dok. sumedang.radarbandung.id

PortalMahasiswa.com |-Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad) bersiap meluncurkan Program Studi (Prodi) Rekayasa Kosmetik jenjang Sarjana (S1) sebagai bagian dari penguatan bidang keilmuan yang selaras dengan kebutuhan industri. Program studi baru ini direncanakan mulai menerima mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyampaikan bahwa pembukaan Prodi Rekayasa Kosmetik merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan dan peluang industri masa depan. Berbekal rekam jejak panjang Fakultas Farmasi, Unpad optimistis prodi ini akan mendapatkan respons positif dari masyarakat.

“Untuk menjawab kebutuhan industri saat ini, Unpad membuka program studi baru jenjang Sarjana (S1) yaitu Rekayasa Kosmetik. Dengan bekal pengalaman Fakultas Farmasi, kami yakin prodi ini dapat memberi dampak positif bagi industri kosmetika dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Prof. Arief belum lama ini.

Baca Juga :  UNJ Seleksi 570 Calon Mahasiswa Jalur Prestasi 2026, Cari Pemimpin dan Talenta Masa Depan

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Farmasi Unpad, Prof. Auliya Abdurrohim Suwantika, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap tenaga profesional di bidang rekayasa kosmetik terus meningkat seiring pesatnya perkembangan industri kosmetik nasional. Ia menambahkan, Prodi Rekayasa Kosmetik Unpad juga telah berhasil memperoleh akreditasi pertama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Fakultas Farmasi Unpad memiliki sumber daya manusia yang kompeten di bidang kosmetik, didukung sarana prasarana yang memadai serta laboratorium sebagai lahan penelitian mahasiswa,” kata Prof. Auliya.

Dalam tahap awal, Prodi Rekayasa Kosmetik akan membuka kuota sebanyak 80 mahasiswa yang dapat ditempuh melalui tiga jalur seleksi, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur mandiri.

Baca Juga :  Fakultas Keislaman UTM Konsolidasikan Ekspansi Akademik ke DIKTIS Kemenag RI

Prof. Auliya menjelaskan bahwa kekhasan prodi ini terletak pada fokus pembelajaran yang secara khusus menitikberatkan pada komoditas kosmetik. Mahasiswa akan dibekali kompetensi menyeluruh, mulai dari perancangan dan formulasi produk, proses produksi, pengendalian mutu, aspek regulasi, hingga strategi pemasaran.

“Tidak hanya produksi, tetapi seluruh aspek kefarmasian akan sangat kuat. Bagaimana memformulasikan produk kosmetik yang baik, memahami regulasi, quality control, hingga pemasarannya,” jelasnya.

Ia pun berharap lulusan Prodi Rekayasa Kosmetik Unpad nantinya tidak hanya siap terjun ke dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam mendorong lahirnya inovasi produk kosmetik nasional yang berdaya saing.

“Lulusan diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan inovasi produk kosmetik nasional,” katanya. (tha)

Sumber Berita: sumedang.radarbandung.id

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026
UGM Usulkan Transformasi Ekonomi Desa Lewat Industri Agroteknologi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Berita Terbaru