12 Perguruan Tinggi Bantu Korban Bencana di Sumatera

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

Belasan kampus membantu korban banjir Sumatra di bawah koordinasi Kemendiktisaintek. DOK Kemendiktisaintek

Belasan kampus membantu korban banjir Sumatra di bawah koordinasi Kemendiktisaintek. DOK Kemendiktisaintek

Portalmahasiswa.com | Jakarta–Sejumlah perguruan tinggi di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Perguruan tinggi hadir membawa ilmu, tenaga, dan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kemdiktisaintek memastikan seluruh potensi pendidikan tinggi terus diperkuat untuk mendukung pemulihan Sumatra. Negara hadir, dan perguruan tinggi adalah garda ilmiahnya,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Desember 2025.

Berikut perguruan tinggi yang bahu-membahu membantu korban bencana di Sumatra:

1. USU berikan dukungan kesehatan jiwa dan medis di Langkat

Tim Dukungan Kesehatan Jiwa Psikososial (DKJPS) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Sumatra Utara bergerak ke Kabupaten Langkat untuk memberikan layanan kesehatan jiwa, dukungan psikososial, serta penanganan medis dasar bagi warga terdampak.

2. Unesa salurkan bantuan pendidikan dan psikososial

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggerakkan skema bantuan berlapis berupa keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga semester delapan, bantuan biaya hidup, dukungan fasilitas pembelajaran, serta pendampingan psikologis bagi mahasiswa asal Sumatra yang terdampak banjir dan longsor.

Baca Juga :  Planetarium UIN Walisongo Tingkatkan Kompetensi SDM untuk Perkuat Layanan Edukasi Astronomi

Unesa juga menggelar doa bersama dan lelang amal pada 8 Desember 2025 untuk menghimpun dana kemanusiaan. Relawan dari Student Mental Care Center (SMCC), Fakultas Psikologi, dan Fakultas Kedokteran Unesa akan diterjunkan ke wilayah Aceh dan Sumatra pada 10 Desember 2025 untuk memberikan layanan psikososial dan distribusi logistik.

3. Unhas perkuat layanan medis darurat di Aceh dan Sumatra Barat

Universitas Hasanuddin (Unhas) mengirimkan beberapa gelombang Tim Bantuan Medis ke Aceh dan Sumatra Barat. Di Kabupaten Pidie Jaya, tim spesialis penyakit dalam, anak, kebidanan, orthopaedi, hingga mobile obstetri mengambil alih layanan primer di posko pengungsian Puskesmas Meurah Dua yang lumpuh akibat ketiadaan tenaga dan obat-obatan.

Tim juga memperkuat layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, termasuk tindakan operasi caesar, penanganan cedera muskuloskeletal, hingga perawatan intensif pasien anak dan dewasa.

Di Sumatra Barat, gelombang ketiga Tim Medis Unhas tiba di RSUD Lubuk Basung dan langsung melakukan tindakan darurat pada pasien dengan fraktur mandibula yang dievakuasi menggunakan helikopter dari wilayah terisolasi Palembayan. Semua layanan berjalan berkat sinergi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan relawan Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus Fakultas Kedokteran (FK) Unhas.

4. USK ambil alih operasional RSUD Meureudu

Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi institusi pertama yang mengambil alih layanan darurat RSUD Meureudu pascabencana. Sejak 28 November 2025, ratusan tenaga medis USK memperkuat triase, IGD, rawat inap, hingga operasi emergensi.

Baca Juga :  Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID

Satgas Bencana Senyar USK juga mengerahkan tim dokter militer PATUBEL untuk evakuasi dan pelayanan kesehatan di Bireuen. Hingga kini, lebih dari 642 warga telah mendapatkan layanan medis langsung dari tim USK.

5. UTU tembus lokasi bencana terparah di Nagan Raya

Tim Relawan Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi salah satu tim pertama yang berhasil mencapai titik terisolasi di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, wilayah yang kehilangan hampir seluruh pemukiman. Relawan menyerahkan bantuan kebutuhan pokok, pakaian, obat-obatan, tenda, dan susu bayi langsung kepada penyintas.
Kehadiran tim UTU disambut haru oleh warga yang telah berhari-hari tanpa bantuan karena akses jalur yang rusak parah.

6. Unri salurkan bantuan ke Palembayan, Agam

Universitas Riau (Unri) melepas tim reaksi cepat dengan bantuan logistik senilai Rp108 juta yang dihimpun dari sivitas akademika dan masyarakat. Tim bergerak menuju Desa Aia Utara, Palembayan, salah satu wilayah terdampak berat.

Sejumlah perguruan tinggi lainnya turut memperkuat respons nasional, antara lain:

  1. Universitas Airlangga (Unair): mengirim Rumah Sakit Terapung Phinisi (40 tenaga medis)
  2. Universitas Negeri Semarang (Unnes): menyalurkan bantuan logistik
  3. Universitas Diponegoro (Undip): menerjunkan dokter, perawat, psikolog, dan tim penjernih air
  4. Universitas Padjadjaran (Unpad): mengerahkan tim geologi, sanitasi, dan tim medis
  5. Universitas Indonesia (UI): mengirim tim medis, engineer, dan psikolog
  6. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan institusi lainnya: terus menambah tenaga dan bantuan di lapangan.

Kemdiktisaintek mengapresiasi seluruh perguruan tinggi yang telah bergerak cepat dengan inisiatif dan empati yang tinggi menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan tinggi Indonesia semakin solid dan responsif terhadap krisis. Kemdiktisaintek akan terus memperkuat koordinasi, pemetaan kebutuhan, serta dukungan logistik dan teknis agar seluruh misi kemanusiaan berjalan efektif dan berkelanjutan.[]

Berita Terkait

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan
3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID
Menag: Dokter PTKIN Tak Cukup Hanya Kuasai Ilmu Kedokteran, Empati Juga Penting
Inovasi SALUR UGM: Limbah Cangkang Telur Berubah Jadi Pupuk Organik untuk Tanaman

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:36

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:39

GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas

Jumat, 4 September 2026 - 13:29

Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID

Berita Terbaru