Kolaborasi Bunda PAUD Jateng dan Undip Hadirkan Pendampingan Psikologis bagi Anak

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

dok. jateng.idntimes.com

dok. jateng.idntimes.com

PortalMahasiswa.com |– Upaya memperkuat layanan kesehatan mental bagi anak terus digencarkan di Jawa Tengah. Tim Pembina Posyandu dan PAUD Provinsi Jawa Tengah tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang guna melibatkan tenaga profesional dalam penanganan kesehatan mental anak, khususnya bagi korban kekerasan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan pendampingan yang lebih komprehensif bagi anak-anak, sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan PAUD dan Posyandu.

Fakultas Psikologi Undip Siap Terjunkan Tenaga Profesional

Dekan Fakultas Psikologi Undip, Dian Ratna Sawitri, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah. Dukungan tersebut mencakup penerjunan SDM profesional dalam pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu, termasuk pengelolaan siswa berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di wilayah terdampak bencana, serta pendampingan anak di day care.

Ia juga berharap kerja sama yang terjalin dapat mencakup berbagai bidang keilmuan, mulai dari psikologi keluarga, kesehatan mental, psikologi perkembangan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Infrastruktur Nasional Berbasis STEM, AHY Apresiasi Peran Strategis Universitas Indonesia

“Senang sekali Bu Nawal bisa hadir pada kegiatan ini bersama tim, ke depan kami harapkan terjalin kerja sama lebih erat,” paparnya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (25/1/2026).

Dorong Penguatan Program Bunda PAUD dan Posyandu

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi yang berfokus pada penguatan layanan Posyandu dan PAUD, terutama di sektor kesehatan mental.

Menurutnya, keterlibatan Fakultas Psikologi Undip sangat dibutuhkan sebagai mitra akademisi untuk menyukseskan berbagai program TP Posyandu dan Bunda PAUD.

“Kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah untuk mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu,” kata dia, seusai audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Kampus Undip Tembalang.

Peluang Program Kolaborasi

Dalam pemaparannya, Nawal menjelaskan sejumlah bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Untuk Posyandu, program yang memungkinkan antara lain penguatan kapasitas kader, penyuluhan dan rehabilitasi trauma pascabencana, serta layanan konseling atau pemulihan psikologis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan.

Baca Juga :  Pulihkan Trauma Pascabanjir, Mahasiswi Ajarkan Ngaji di Aceh Tamiang

Sementara di sektor PAUD, Fakultas Psikologi Undip dapat berperan dalam peningkatan kapasitas guru terkait tumbuh kembang anak dan kesehatan mental, penyuluhan kepada orang tua mengenai pengasuhan anak usia dini, serta pemulihan psikologis bagi anak PAUD yang menjadi korban kekerasan atau bullying.

Nawal menilai, penguatan layanan kesehatan mental sangat relevan dengan berbagai persoalan anak saat ini, sekaligus sejalan dengan inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM) yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

“Kita butuh sekali untuk bagaimana pembuatan modul, peningkatan kapasitas, kemudian di Posyandu nantinya paling tidak itu kita melakukan (menghadirkan) layanan kesehatan mental,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng.

Hasil audiensi ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui asesmen dan diskusi lanjutan hingga proses penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jawa Tengah dengan Fakultas Psikologi Undip.

“Nanti kita akan melakukan asesmen terlebih dahulu secara konkretnya bagaimana, kita akan melakukan diskusi-diskusi lebih lanjut untuk kita tanda tangani PKS dengan Fakultas Psikologi Undip,” beber Nawal.

Sumber Berita: jateng.idntimes.com

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 21:30

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30