Digital Money, Digital Trap: Literasi Cerdas Menghadapi Paylater dan Pinjol

Selasa, 17 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

Portalmahasiswa.com | Jakarta–Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang kembali melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam kontribusi nyata kepada lingkungan pendidikan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan edukasi yang relevan dengan tantangan zaman, yaitu peningkatan literasi keuangan digital di kalangan generasi muda yang hidup di tengah derasnya arus transformasi teknologi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 28 Agustus 2025 di SMK Al-Makmur tersebut mengusung tema “Digital Money, Digital Trap: Literasi Cerdas Menghadapi Paylater dan Pinjol.” Tema ini tidak hanya aktual, tetapi juga reflektif terhadap realitas yang dihadapi remaja saat ini. Perkembangan teknologi finansial telah mengubah cara masyarakat bertransaksi, mengelola uang, bahkan mengambil keputusan ekonomi. Segala sesuatu kini dapat dilakukan secara instan cepat, praktis, dan tanpa banyak pertimbangan.

Dompet digital, fitur buy now pay later, hingga pinjaman online menawarkan kemudahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam hitungan menit, seseorang dapat memperoleh akses pembiayaan tanpa prosedur yang rumit. Bagi remaja yang akrab dengan dunia digital, kemudahan ini terasa wajar dan bahkan menarik. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat konsekuensi finansial yang sering kali luput dari perhatian: bunga, biaya layanan, denda keterlambatan, serta risiko penyalahgunaan data pribadi.

Baca Juga :  PKM Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK dengan Manajemen Stres dan Kesehatan Mental

Remaja berada pada fase perkembangan yang dinamis, baik secara emosional maupun sosial. Paparan media sosial yang menampilkan gaya hidup serba instan dapat membentuk pola pikir konsumtif. Keinginan untuk mengikuti tren atau memperoleh pengakuan sosial sering kali mendorong keputusan pembelian yang impulsif. Dalam situasi seperti ini, fitur paylater dan pinjol dapat menjadi jebakan halus memberikan rasa mampu secara finansial, padahal sebenarnya sedang menunda beban kewajiban di masa depan.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa tidak hanya menjelaskan secara teknis bagaimana sistem paylater dan pinjaman online bekerja, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang pentingnya pengendalian diri dan perencanaan keuangan. Siswa diajak memahami bahwa setiap keputusan ekonomi memiliki dampak jangka panjang. Literasi keuangan bukan sekadar kemampuan menghitung uang masuk dan keluar, melainkan kemampuan berpikir kritis, mempertimbangkan risiko, dan menentukan prioritas dengan rasional.

Metode penyampaian dilakukan secara interaktif dan komunikatif, sehingga siswa dapat terlibat aktif dalam diskusi. Pendekatan ini bertujuan membangun pemahaman yang mendalam, bukan sekadar pengetahuan sesaat. Mahasiswa juga menekankan pentingnya memeriksa legalitas layanan pinjaman online serta menjaga keamanan data pribadi sebagai bagian dari tanggung jawab digital.

Baca Juga :  Kolaborasi Untirta-BPJS Ketenagakerjaan Dorong Literasi Jaminan Sosial bagi Calon Pekerja

Program ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga bentuk kepedulian sosial. Mahasiswa mengintegrasikan ilmu ekonomi yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Sinergi ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, adaptif, dan bertanggung jawab.

Melalui tema Digital Money, Digital Trap, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang berharap dapat menanamkan fondasi kecerdasan finansial sejak dini. Generasi muda tidak hanya dituntut melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola konsekuensi dari setiap keputusan ekonomi yang diambil. Dengan pemahaman yang matang dan sikap yang bijak, mereka akan lebih siap menghadapi dinamika ekonomi digital serta membangun masa depan yang stabil, mandiri, dan berkelanjutan.

 

Penulis

“Aulia Fauzia Rahman, Allya Virmala, Kho’irun Nisa Naz’wa (Mahasiswa Universitas Pamulang)

 

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 21:30

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30