Analisis Penerapan Model B2B2C dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Servis Kendaraan Mitsubishi

Natali Margharetha Suprianto (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Ikon Campus Daily web

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Portalmahasiswa.com | Dalam persaingan industri otomotif saat ini, perusahaan tidak hanya dituntut menghasilkan kendaraan berkualitas, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah layanan servis kendaraan di bengkel resmi. Untuk meningkatkan kualitas layanan, Mitsubishi dapat menerapkan konsep Business to Business to Consumer (B2B2C), yaitu kerja sama antar perusahaan yang bertujuan memberikan manfaat kepada konsumen akhir. Model ini relevan dalam industri otomotif karena pelayanan servis membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar berjalan optimal.

Penerapan konsep B2B2C pada Mitsubishi terlihat melalui hubungan kerja sama dengan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi Mitsubishi Motors di Indonesia. KTB berperan dalam penyediaan suku cadang asli, dukungan layanan purna jual, serta pengembangan jaringan dealer resmi. Selain itu, Mitsubishi juga bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan, asuransi kendaraan, dan penyedia sistem digital booking service. Kerja sama antar perusahaan tersebut merupakan bentuk Business to Business (B2B) yang mendukung kualitas pelayanan kepada pelanggan sebagai konsumen akhir.

Baca Juga :  Komplain Pasien di Media Sosial pada Rumah Sakit : Tantangan Reputasi, Manajemen Keluhan, dan Dampak Digital

Bagi pelanggan, model B2B2C memberikan berbagai manfaat dalam layanan servis kendaraan. Ketersediaan suku cadang asli dari jaringan resmi membuat proses perawatan dan perbaikan menjadi lebih aman serta terpercaya. Selain itu, adanya sistem pemesanan servis secara online memudahkan pelanggan dalam menentukan jadwal tanpa harus menunggu lama di bengkel. Dukungan teknisi terlatih dan peralatan standar juga membuat proses pengerjaan lebih cepat dan efisien. Hal tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.

Namun, penerapan model B2B2C juga memiliki tantangan. Jika distribusi suku cadang mengalami keterlambatan, maka proses servis kendaraan dapat terhambat. Selain itu, koordinasi yang kurang baik antara perusahaan, dealer resmi, dan mitra pendukung lainnya dapat menurunkan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, Mitsubishi perlu menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh pihak terkait, melakukan evaluasi rutin, serta memastikan standar pelayanan diterapkan secara konsisten di setiap jaringan layanan.

Baca Juga :  Peran Ecopreneurship dalam Mencari Peluang Bisnis Peduli Lingkungan di Era Modern

Berdasarkan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa konsep B2B2C memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan servis kendaraan Mitsubishi. Kerja sama antara Mitsubishi, KTB, dealer resmi, dan mitra pendukung lainnya mampu menciptakan layanan yang cepat, aman, dan profesional bagi pelanggan. Jika dikelola dengan baik, konsep ini dapat meningkatkan kepuasan konsumen, memperkuat loyalitas pelanggan, serta meningkatkan daya saing perusahaan di industri otomotif.

 

Referensi :

  1. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors. (2026). Profil Perusahaan dan Layanan Purna Jual Mitsubishi Motors Indonesia. Diakses dari [https://www.ktbfuso.co.id/](https://www.ktbfuso.co.id/)
  2. Mitsubishi Motors Indonesia. (2026). Layanan Servis dan Dealer Resmi Mitsubishi Motors. Diakses dari [https://www.mitsubishi-motors.co.id/](https://www.mitsubishi-motors.co.id/)
  3. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson Education.
Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Public Speaking, Keterampilan Penting untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa
Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi
Pasar Persaingan Sempurna: Karakteristik, Keuntungan, dan Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Persaingan
Berani Bicara di Depan Umum: Panduan Praktis untuk Mahasiswa
Strategi Pengembangan dan Pembelajaran Talenta dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Digital
Pelatihan Komunikasi Efektif Sebagai Sarana Penguatan Keterampilan Public Speaking Anak Binaan Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia
Ketika Omongan Jadi Konten: Di Mana Batas Etika Public Speaking di Era Viral?
Studi Kelayakan Bisnis Berbasis Lingkungan Sebagai Upaya Menciptakan Usaha Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Public Speaking, Keterampilan Penting untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pasar Persaingan Sempurna: Karakteristik, Keuntungan, dan Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Persaingan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Strategi Pengembangan dan Pembelajaran Talenta dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan Komunikasi Efektif Sebagai Sarana Penguatan Keterampilan Public Speaking Anak Binaan Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB