Fakhriya Hafal 30 Juz dapat Beasiswa Kuliah di UAD, Ini Tipsnya!

Minggu, 15 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

BEASISWA KAMPUS | Hanan Fakhriya Qonita hafal 30 juz al-Qur’an, melalui jalur Beasiswa Program Misi (BPM) Hafiz Al Qur’an Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil mendapatkan biaya kuliah selama 8 semester di UAD.

Fakhriya yang kelahiran Kabupaten Bantul ini awalnya tidak menyangka dirinya bisa meraih beasiswa 8 semester di UAD, sebab seleksi persaingan begitu ketat.

“Aku awalnya minder banget, tapi setelah dicoba dan ikut tes ternyata diterima. Alhamdulillah, aku nggak nyangka,” ungkap mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) itu.

Dalam keterangan pers pada Jum’at (13/9) lalu, disebutkan bahwa Fakhriya telah membulatkan tekad menjadi hafiz Al Qur’an sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Baca Juga :  Lima Mahasiswa ITB Juara 1 Inovasi Produk Nasional Membuat Masker dari Limbah

Saat ini Fakhriya duduk di bangku kuliah telah berhasil menghafal 30 juz Al Qur’an. Namun demikian proses menghafal dan mengulang ayat tidak selalu mudah baginya. Setiap fase tentu memiliki kesulitan tersendiri.

“Tantangannya banyak banget, kadang juga lelah, tapi menurut aku yang lebih sulit dari menghafal adalah menjaga hafalan itu sendiri,” katanya.

Fakhriya mengaku bersyukur berada di lingkungan yang baik dan suportif terhadap mimpinya. Menurutnya, lingkungan merupakan salah satu faktor penting terhadap keberhasilannya dalam menghafal Al-Qur’an.

Baca Juga :  Khayla, Mahasiswa FK Unpatti Jadi Duta Kampus Nasional 2025

“Menurutku kalau kita hidup di tengah-tengah orang yang tidak ada penghafal Al-Qur’an, rasanya susah banget,” katanya menanggapi pertanyaan seputar lingkungan.

Tak lupa, Fakhriya juga memberikan tips untuk menghafal Al-Qur’an. “Selain lingkungan yang suportif, niat yang kuat harus ditanamkan terlebih dahulu, karena kalau setengah-setengah, nanti nggak dapat hafalannya, juga harus selalu murajaah (mengulang hafalan),” sambungnya.

Berbekal tekad yang kuat dan kegigihannya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, Fakhriya dapat terbebas dari biaya kuliah 8 semester selama berkuliah di UAD melalui BPM. Semoga kisah Fakhriya dapat menginspirasi teman-teman yang juga ingin menghafal Al-Qur’an.[]

Berita Terkait

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB
KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon
Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global
Mahasiswa SV Undip Belajar Table Manner, Bekal Etika untuk Dunia Profesional
Dari FISIP UNDIP ke Duta Inspirasi Indonesia, Perjalanan Inspiratif Amelia Rizky
Direktur Human Capital BPJS Ketenagakerjaan Raih Gelar Doktor di Universitas Bhayangkara

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:25

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:22

KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37

Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:38

UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global

Berita Terbaru