Pendeta Albert Yoku Dukung Dr. Faisal Pimpin IAIN Fattahul Muluk Papua

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

dok jpnn.com

dok jpnn.com

Portal Mahasiswa | Jayapura – Dukungan terhadap Dr. Faisal sebagai calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua periode 2026–2030 terus mengalir dari berbagai tokoh masyarakat dan agama di Papua.

Kali ini, dukungan datang dari Pendeta Albert Yoku, mantan Ketua Sinode Gereja-Gereja Kristen Injili (DGKI) Tanah Papua yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura selama dua periode, yakni 2015–2020 dan 2020–2025.

Selain itu, Pendeta Albert Yoku juga dikenal sebagai anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua yang dipimpin Wakil Presiden RI.

Menurut Albert Yoku, selama memimpin FKUB Kabupaten Jayapura, sinergi yang dibangun bersama para tokoh lintas agama berhasil membawa Kabupaten Jayapura meraih Harmony Award, penghargaan dari pemerintah atas keberhasilan menjaga kerukunan umat beragama.

Baca Juga :  KKN IPB Resmi Dimulai di Tunjungan, Kecamatan, TNI, dan Polri Bersinergi Dukung Program Desa

Ia menilai, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif Dr. Faisal yang selama bertahun-tahun terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan penguatan toleransi di Papua.

“Saya memberi dukungan penuh jika IAIN ingin mengembangkan visi dan misi yang besar. Pak Dr. Faisal memiliki jiwa toleransi yang tinggi antarumat beragama. Beliau menunjukkan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila, di mana kita benar-benar hidup dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika tanpa membedakan suku, golongan, maupun agama,” ujar Pendeta Albert Yoku.

Albert menambahkan, dirinya mengenal Dr. Faisal sebagai sosok yang telah lama berkontribusi dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama, baik di Kabupaten Jayapura maupun di tingkat Provinsi Papua.

Baca Juga :  PNJ Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Branding Digital dan Manajemen Keuangan

“Pak Faisal hampir 15 hingga 20 tahun terlibat penuh dalam pengurusan sosial dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Jayapura maupun Provinsi Papua,” katanya.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Dr. Faisal untuk memimpin perguruan tinggi keagamaan yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi akademisi yang moderat, inklusif, dan mampu merawat keberagaman Papua.

Di akhir pernyataannya, Pendeta Albert Yoku menyampaikan harapan agar proses pemilihan rektor berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi IAIN Fattahul Muluk Papua.

“Semoga Allah memberi rida dan rahmat-Nya. Semoga beliau mendapat dukungan dari kita semua sehingga dapat menjadi Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua. Sekian, terima kasih,” tutupnya.[]

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026
UGM Usulkan Transformasi Ekonomi Desa Lewat Industri Agroteknologi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Berita Terbaru