UMKM Sardonoharjo Belajar Branding Berbasis AI, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas

Ikon Campus Daily web

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

dok. mediacenter.slemankab.go.id

dok. mediacenter.slemankab.go.id

Kampusdaily.com |- Perkembangan teknologi digital terus membuka ruang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. Tidak lagi sekadar mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, pelaku usaha kini dituntut mampu membangun identitas merek yang kuat sekaligus menghadirkan konten yang menarik.

Semangat tersebut menjadi latar belakang Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Pemasaran Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UPN Veteran Yogyakarta bersama Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kalurahan Sardonoharjo menggelar sosialisasi dan pelatihan digital bertajuk “Inovasi Branding UMKM Berbasis AI di Era Digital”.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (22/08/2026) di Ruang Rapat Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perubahan pola pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing di tengah derasnya perkembangan ekonomi digital.

Membawa UMKM dari Jualan ke Membangun Merek

Pelatihan yang digelar sejak pagi hingga siang hari tersebut menghadirkan Joko Yugiyanto, Pemimpin Redaksi Kanal Jogja sekaligus Fasilitator Pandu Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.

Dalam sesi pemaparan, Joko mengajak para perajin dan pengusaha lokal untuk mengubah cara pandang dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, pelaku UMKM tidak cukup hanya berorientasi pada aktivitas menjual produk, tetapi juga perlu membangun merek atau brand yang memiliki karakter dan mudah dikenali konsumen.

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kemudian diperkenalkan sebagai salah satu alat yang dapat membantu pelaku usaha menjalankan proses tersebut secara lebih efektif.

“Tujuan pelatihan ini untuk memahami branding, membedakan jualan dengan membangun brand, mengenal AI sebagai asisten branding, serta membuat konten promosi menggunakan AI,” terang Joko Yugiyanto di hadapan para peserta.

Baca Juga :  UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Pemanfaatan AI dalam konteks UMKM bukan berarti menggantikan kreativitas manusia. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat digunakan sebagai asisten untuk mencari ide, menyusun konsep promosi, membuat materi visual, hingga membantu pelaku usaha mengembangkan strategi komunikasi yang lebih sesuai dengan karakter konsumennya.

Kolaborasi untuk Memperkuat UMKM Lokal

Ketua Forkom UMKM Kalurahan Sardonoharjo, Lina Syafira, menilai kolaborasi antara komunitas UMKM dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem usaha di wilayah tersebut.

Menurut Lina, Sardonoharjo memiliki potensi UMKM yang cukup kuat dan telah dikenal masyarakat. Karena itu, kegiatan pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pemberian pengetahuan, tetapi dapat mendorong pelaku usaha menerapkan keterampilan baru dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

“Sardonoharjo dipilih menjadi tempat acara karena memang UMKM Sardonoharjo sudah dikenal masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat menjadikan UMKM naik kelas,” ujar Lina Syafira.

Harapan tersebut menjadi semakin relevan karena persaingan di ruang digital semakin terbuka. Produk lokal kini tidak hanya berhadapan dengan kompetitor dari wilayah sekitar, tetapi juga dengan pelaku usaha dari berbagai daerah yang sama-sama memanfaatkan platform digital untuk menjangkau konsumen.

Kampus Hadir Membawa Pengetahuan ke Masyarakat

Bagi UPN Veteran Yogyakarta, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk implementasi pengetahuan akademik agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ketua Pelaksana Kegiatan dari KSM Pemasaran UPN Veteran Yogyakarta, Diah Ayu Kusumaningtyas, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang pemasaran.

“Kegiatan ini merupakan program kerja Project Management Department KSM Pemasaran Ilmu Administrasi Bisnis UPN Veteran Yogyakarta sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pemasaran,” ungkap Diah Ayu Kusumaningtyas.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan semacam ini juga menjadi ruang pembelajaran tersendiri. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori pemasaran di lingkungan kampus, tetapi berkesempatan melihat langsung tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Baca Juga :  UBSI Dorong Branding Institusi Berbasis AI, Seminar Digital Kreatif Kupas Strategi Era Society 5.0

Interaksi tersebut dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berperan sebagai mitra dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

AI Membuka Ruang Promosi yang Lebih Mandiri

Manfaat pelatihan terasa langsung bagi peserta, salah satunya Endang Sundayani, pemilik usaha tas buatan tangan SRED sekaligus penyandang disabilitas.

Endang menilai materi yang diberikan dalam pelatihan sangat membantu, terutama dalam membuat materi promosi secara lebih efisien. Kemampuan menggunakan AI juga dinilainya dapat membuka ruang kemandirian dalam memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Hasil editan menggunakan AI lebih keren dan hidup. Sangat membantu untuk kemandirian seorang disabilitas seperti saya,” tutur Endang Sundayani.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa teknologi digital dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika disertai pendampingan yang mudah dipahami. Bagi pelaku usaha dengan keterbatasan tertentu, teknologi dapat menjadi alat pendukung untuk mengurangi hambatan dalam proses produksi konten maupun pemasaran.

Menyiapkan UMKM Menghadapi Pasar Digital

Kolaborasi antara akademisi UPN Veteran Yogyakarta, praktisi literasi digital, dan Forkom UMKM Sardonoharjo menjadi langkah positif dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal. Pelatihan branding berbasis AI tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dalam mengelola sebuah usaha.

UMKM diharapkan mampu melihat merek sebagai aset penting yang perlu dibangun secara konsisten. Mulai dari identitas visual, gaya komunikasi, kualitas foto produk, hingga konten promosi, semuanya dapat menjadi bagian dari pengalaman konsumen terhadap sebuah merek.

Pada akhirnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci bagi UMKM untuk bertahan sekaligus berkembang. Teknologi AI dapat menjadi salah satu alat yang membantu proses tersebut, selama digunakan secara kreatif, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan karakter produk lokal.

Melalui kegiatan ini, UMKM Sardonoharjo diharapkan semakin percaya diri memasuki pasar digital. Bukan hanya menjadi penjual yang menawarkan produk, tetapi juga menjadi pemilik merek yang mampu bercerita, membangun hubungan dengan konsumen, dan menciptakan nilai tambah di tengah persaingan ekonomi digital yang terus bergerak.

Follow WhatsApp Channel campusdaily.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Lepas Mahasiswa KKN UPI, Fokus Tingkatkan Pendidikan
Mahasiswa UPI Ciptakan Netravest, Rompi AI untuk Bantu Tunanetra
UGM Bagikan Strategi Merawat Tanaman Pakan Ternak di Musim Kemarau
Mahasiswa Mappi di UNJ Digembleng untuk Jadi Pribadi Tangguh dan Berani
PORSI JAWARA II Diikuti 18 PTKIN, UIN KHAS Kirim 125 Kontingen
Baznas Siapkan Rp22 Miliar untuk Beasiswa 200 Mahasiswa Palestina
Sunday Market UMKM Banyumeneng Hadirkan Ruang Baru untuk Produk Lokal
Riset UGM Eksplorasi Kesumba Keling, Bahan Alam untuk Kandidat Terapi TNBC

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:04 WIB

Bupati Garut Lepas Mahasiswa KKN UPI, Fokus Tingkatkan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 15:12 WIB

Mahasiswa UPI Ciptakan Netravest, Rompi AI untuk Bantu Tunanetra

Jumat, 11 September 2026 - 12:53 WIB

UGM Bagikan Strategi Merawat Tanaman Pakan Ternak di Musim Kemarau

Kamis, 10 September 2026 - 18:29 WIB

Mahasiswa Mappi di UNJ Digembleng untuk Jadi Pribadi Tangguh dan Berani

Kamis, 10 September 2026 - 13:28 WIB

PORSI JAWARA II Diikuti 18 PTKIN, UIN KHAS Kirim 125 Kontingen

Berita Terbaru

Kampus

Cara Kirim Artikel Mahasiswa di Media Online

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:30 WIB

dok.megapolitan.antaranews.com

Kampus

UI Dorong Standar Nasional Pengelolaan Asrama Mahasiswa

Senin, 19 Okt 2026 - 10:42 WIB

Opini

Media Sosial Mengubah Cara Mahasiswa Berkomunikasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:13 WIB