Beasiswa Pemuda Tangguh Diprotes, DPRD Nilai Kebijakan UKT Rp2,5 Juta Tak Realistis

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

dok.jatim.antaranews.com

dok.jatim.antaranews.com

Portalmahasiswa.com – Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya terkait penyamarataan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Beasiswa Pemuda Tangguh menuai sorotan tajam dari DPRD. Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii, menilai keputusan menetapkan bantuan UKT sebesar Rp2,5 juta mulai tahun 2026 berpotensi menimbulkan persoalan serius bagi mahasiswa penerima.

Menurut Imam, kebijakan tersebut telah menimbulkan keresahan luas di kalangan mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga miskin dan pramiskin. “Kebijakan ini kini memicu keresahan luas di kalangan mahasiswa penerima beasiswa,” katanya di Surabaya, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa sejak tahap awal pembahasan anggaran, DPRD sebenarnya sudah mengingatkan potensi masalah dari kebijakan penyamarataan tersebut. Pasalnya, besaran UKT mahasiswa dari keluarga tidak mampu umumnya jauh melampaui angka Rp2,5 juta. “Sejak pembahasan anggaran kami sudah memperkirakan akan muncul masalah. Karena fakta di lapangan, UKT untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu itu rata-rata Rp4 juta, bahkan banyak yang Rp5 sampai Rp7 juta,” katanya.

Baca Juga :  Beasiswa S2 Biomedik Anti-Aging Medicine dari PT Sunthi Sepuri & INCAAM

Imam mengungkapkan, pada masa awal pelaksanaan Beasiswa Pemuda Tangguh, skema bantuan yang diterapkan bersifat penuh, yakni menanggung UKT mahasiswa tanpa batas nominal. Bahkan, DPRD pernah mencatat adanya mahasiswa Fakultas Kedokteran dengan UKT mencapai Rp14–15 juta yang tetap memperoleh bantuan karena berasal dari keluarga miskin. “Itu yang dulu kami apresiasi. Ada sekitar 15 mahasiswa Fakultas Kedokteran, UKT-nya belasan juta, tapi tetap ditanggung karena memang dari keluarga miskin dan pramiskin,” ujarnya.

Pada tahun 2025, program beasiswa ini awalnya ditujukan bagi 2.500 mahasiswa. Namun, melalui perubahan APBD 2025, kuota tersebut ditingkatkan menjadi 3.500 mahasiswa. DPRD, kata Imam, menyetujui penambahan kuota tersebut dengan sejumlah catatan penting, di antaranya batas maksimal UKT yang ditanggung Pemkot sebesar Rp7 juta serta kebijakan baru tidak berlaku bagi penerima lama. “Kami waktu itu menyepakati, kalau kuota ditambah, UKT jangan dikurangi. Angka Rp7 juta itu menurut kami masih masuk akal,” ucapnya.

Baca Juga :  Program Beasiswa Surabaya 2026: Libatkan PTN dan PTS, Pendaftaran Lewat Be Smart

Masalah kemudian muncul dalam APBD 2026 ketika Pemkot Surabaya menaikkan kuota penerima secara signifikan hingga sekitar 23.900 mahasiswa. Dampaknya, bantuan UKT diseragamkan menjadi Rp2,5 juta dengan alasan untuk memperluas jangkauan penerima. “Kami berdebat keras dalam pembahasan anggaran. Tapi Pemkot tetap ngotot demi memperbanyak kuota,” ujarnya.

Imam juga menegaskan bahwa Komisi D DPRD telah berulang kali mengingatkan Pemkot agar aktif menjalin komunikasi dengan pihak kampus, baik rektorat maupun dekanat. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong adanya keringanan UKT, sehingga mahasiswa tidak harus menanggung kekurangan biaya sendiri. “Jangan mahasiswa yang kurang mampu itu disuruh memohon-mohon sendiri ke kampus, apalagi sampai berutang untuk menutup kekurangan UKT,” tuturnya.

Sumber Berita: jatim.antaranews.com

Berita Terkait

Untirta Dukung Beasiswa Tangerang Gemilang, 1.075 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan
UIN Sunan Gunung Djati Buka KIP Kuliah 2026, Cek Jadwal dan 16 Syaratnya
Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa, Pemerintah Siapkan Beasiswa
Pemkab Badung Perpanjang Pendaftaran Beasiswa hingga 12 September
Kaltim Hapus Syarat SKTM dan IP Tinggi untuk Program Beasiswa Gratispol
Perkuat SDM Adhyaksa, Kejaksaan RI Siapkan Beasiswa Doktor Ilmu Hukum di UB
31 Ribu Mahasiswa UI Dapat Beasiswa dan Keringanan UKT, Ini Rincian Biaya Kuliah 2026
IKAFE UNAIR Perkuat Jejaring Alumni, Dorong Dukungan Karier dan Beasiswa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:07

Untirta Dukung Beasiswa Tangerang Gemilang, 1.075 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:43

UIN Sunan Gunung Djati Buka KIP Kuliah 2026, Cek Jadwal dan 16 Syaratnya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:27

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa, Pemerintah Siapkan Beasiswa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:11

Pemkab Badung Perpanjang Pendaftaran Beasiswa hingga 12 September

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:41

Kaltim Hapus Syarat SKTM dan IP Tinggi untuk Program Beasiswa Gratispol

Berita Terbaru