Blora Anggarkan Program Beasiswa ‘Satu Desa Dua Sarjana’, Nilainya 2,1 Miliar

Rabu, 18 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

BEASISWA KAMPUS | Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora anggarkan program Beasiswa Satu Desa Dua Sarjana mencapai Rp 2,1 miliar, dan direncanakan akan ada peningkatan anggaran pada tahun depan.

Saat ini, sebanyak 250 mahasiswa telah mendaftar untuk mengikuti program ini, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan melakukan proses seleksi untuk menentukan penerima manfaat. Setiap mahasiswa yang terpilih akan menerima bantuan sebesar Rp 2,5 juta per semester.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi, menjelaskan bahwa Pemkab telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar untuk mendukung program beasiswa ini. Banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang telah memanfaatkan kesempatan ini untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi.

“Yang sudah masuk di data kami sebanyak 250 orang, Nanti kita seleksi kita aharapkan lolos semua, mungkin kalau berkurang hanya berapa,” ungkapnya Senin (16/9).

Baca Juga :  Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Luluk menjelaskan, proses seleksi berkas yang dikirim bakal diteliti sesuai kriteria. Salah satunya dengan melihat data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Data tersebut digunakan untuk mencocokan apakah yang bersangkutan bisa menerima atau tidak.

“Misalnya dia masuk DTKS, tapi sudah mendapatkan beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar). Kalau KIP nya bantuannya lebih tinggi, biasanya lebih milih KIP,,” jelasnya.

Sementara untuk beasiswa yang dianggarkan dari APBD, nantinya setiap mahasiswa yang diterima beasiswa bakal mendapat bantuan dari pemkab Rp 2,5 juta per semester. “Per semester ada sekitar Rp 2,5 juta. Tahun depan rencana pak bupati akan ditambah,” ungkapnya

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan program beasiswa satu desa dua sarjana dikhususkan bagi anak-anak yang kurang mampu tetapi memiliki prestasi akademik yang baik. Dengan tujuan untuk meningkatakan kualitassumber daya manusia di Blora.

“Salah satunya kami mendukung anak-anak Blora untuk memiliki kesempatan kuliah melalui beasiswa ini,” jelasnya

Baca Juga :  Tim IPB Temukan Prediksi Fenomena Kuantum Baru dari Celah Ganda

Bupati menyampaikan, tahun ini pemkab memiliki alokasi anggaran sebesar Rp2,1 miliar. Niali tersebut bakal ditingkatkan pada 2025 mendatang. Kebijakan tersebut diambil lantaran persentase anak-anak di blora yang melanjutkan kuliah masih di bawah 50 persen.

“Target kami ke depan, lulusan SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah dari Blora yang melanjutkan pendidikan tinggi bisa mencapai 50 persen,” tambahnya.

Arief juga menjelaskan melalui program Satu Desa Dua Sarjana mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Saat ini, Pemkab Blora telah menjalin kerja sama dengan 58 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mendukung program tersebut. Pihaknya berharap dapat mencetak lebih banyak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kami berharap dapat mencetak lebih banyak generasi muda Blora yang siap menghadapi tantangan masa depan, terutama di bidang pertanian dan pembangunan desa berbasis teknologi,” pungkasnya. []

Berita Terkait

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan
3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID
Menag: Dokter PTKIN Tak Cukup Hanya Kuasai Ilmu Kedokteran, Empati Juga Penting
Inovasi SALUR UGM: Limbah Cangkang Telur Berubah Jadi Pupuk Organik untuk Tanaman

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:36

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:39

GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas

Jumat, 4 September 2026 - 13:29

Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID

Berita Terbaru