Indonesia for Palestine Movement Diresmikan, Ulama, Akademisi dan Media Ambil Peran Strategis

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Campus Daily
+ Donasi

Portalmahasiswa.com | Jakarta- – Menanggapi krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Palestina, sebuah gerakan kemanusiaan independen bernama Indonesia for Palestine Movement resmi diluncurkan, Selasa (27/01/2026).

“Gerakan ini hadir untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, institusi, media, akademisi, hingga tokoh agama, guna menciptakan dampak dukungan yang nyata, berkelanjutan, dan terorganisir bagi rakyat Palestina,” kata Atalla Abu Salah, Direktur Al Khair Foundation, salah satu penggagas Indonesia for Palestine Movement.

Lebih lanjut ia menjelaskan, gerakan ini membawa misi membangun kesadaran jangka panjang bahwa mendukung Palestina adalah tanggung jawab moral dan agama yang harus dijaga lintas generasi.

“Visi utamanya adalah menjadi gerakan terdepan di Indonesia dalam solidaritas kemanusiaan, keagamaan, dan media dengan mendorong dukungan nyata secara berkelanjutan tidak hanya musiman,” ungkap lelaki asal Gaza itu.

Peluncuran ini juga melibatkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor untuk merumuskan kontribusi nyata dalam menghadapi hambatan serta peluang dalam mendukung perjuangan Palestina.

Baca Juga :  Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Dalam kesempatan yang sama, Direktur DT Peduli, Jajang Nurjaman mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi gerakan ini.

“Mendukung mereka yang tertindas adalah kewajiban agama dan moral. Melalui gerakan ini, kami menyatukan langkah para ulama, akademisi, jurnalis dan influencer agar memiliki narasi yang satu untuk memberikan harapan bagi Gaza dan menjaga martabat kemanusiaan di sana,” katanya.

Tujuan utama dari peluncuran gerakan ini untuk menghidupkan kembali kesadaran publik bahwa perang, kelaparan, dan genosida di Gaza masih terus berlangsung dan membutuhkan perhatian segera.

Lebih jauh lagi, gerakan ini berkomitmen untuk membangun literasi sejarah yang kuat dan melatih kepemimpinan narasi digital agar masyarakat menjadi tangguh terhadap disinformasi serta mampu memberikan dukungan politik internasional yang konsisten bagi kemerdekaan Palestina.

Indonesia for Palestine Movement memperkuat barisannya melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra terpercaya. Kekuatan kolektif ini melibatkan dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Akademisi, Universitas, serta berbagai lembaga kemanusiaan terkemuka seperti Al-Khair Foundation, Rumah Zakat dan DT Peduli. Selain itu, peran media dan penyebaran informasi diperkuat oleh Forum Jurnalis Muslim (FORJIM), jaringan jurnalis nasional, serta para influencer digital yang memiliki jangkauan luas untuk memastikan suara rakyat Palestina tetap terdengar.

Baca Juga :  KKN UNEJ 35 Perkuat Layanan Digital Desa Sumber Pakem melalui Revitalisasi Website SIPAKEM

Ketua Bidang Humas FORJIM, Bilal mengatakan peran media sangat krusial dalam melawan propaganda dan mempromosikan informasi yang terverifikasi.

“Sudah sejak lama kami berkomitmen untuk menyuarakan kisah-kisah kemanusiaan dari Gaza secara lebih luas agar dunia, khususnya masyarakat Indonesia, melihat fakta yang sebenarnya terjadi di sana,” tegasnya.

Tentang Indonesia for Palestine Movement: Indonesia for Palestine Movement adalah gerakan independen yang didirikan berdasarkan kewajiban agama dan moral untuk mendukung rakyat Palestina. Berlandaskan nilai kemanusiaan, kredibilitas, dan keberlanjutan, gerakan ini bertujuan membangun ekosistem dukungan yang kuat melalui edukasi, media, dan kerja kemanusiaan nyata.[]

Berita Terkait

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan
3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID
Menag: Dokter PTKIN Tak Cukup Hanya Kuasai Ilmu Kedokteran, Empati Juga Penting
Inovasi SALUR UGM: Limbah Cangkang Telur Berubah Jadi Pupuk Organik untuk Tanaman

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:36

UNY Bekali 3.596 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:39

GEMILANG Award 2026 Dorong Inovasi Kabupaten Malang Tak Berhenti di Atas Kertas

Jumat, 4 September 2026 - 13:29

Untirta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Monev dan Bimtek PPID

Berita Terbaru